Berita Jateng
Legenda PSIS Emmanuel De Porras Kembali ke Semarang, Dapat Tugas Khusus
Emanuel De Porras yang secara khusus kembali ke Kota Semarang, ditunjuk sebagai Penasihat Teknis Aruna Football Academy.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG- Ajang pembinaan sepakbola kelompok umur di Kota Semarang kembali disemarakkan dengan hadirnya kompetisi Piala Walikota Semarang 2026 bakal berlangsung 2 sampai 3 Mei 2026 di Stadion Citarum.
Turnamen ini akan diikuti 16 klub U-13 terbaik di Kota Semarang dengan format gugur. Selain menjadi ajang kompetitif, turnamen tersebut juga dirancang sebagai wadah pembinaan pemain muda.
Panitia juga menyiapkan sejumlah penghargaan, mulai dari top skor, pemain terbaik, hingga tim fair play.
Ajang ini tak lepas dari hadirnya Aruna Football Academy Semarang yang membawa konsep baru pembinaan sepakbola usia dini yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Aruna memperkenalkan sistem pembinaan modern yang memadukan pelatihan teknis, pembentukan karakter, hingga jalur karier profesional bagi pemain muda.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menyambut baik kehadiran Aruna Football Academy di Kota Semarang. Menurutnya, akademi tersebut dapat menjadi pintu masa depan bagi anak-anak Semarang yang memiliki mimpi besar di dunia sepakbola.
Ia menilai selama ini perhatian publik kerap tertuju pada prestasi di level atas. Padahal, fondasi utama keberhasilan justru terletak pada pembinaan usia dini yang dilakukan secara konsisten dan berjenjang.
“Kalau kita bicara sepakbola, sering kali yang disorot adalah hasil di level atas. Padahal yang harus dilakukan adalah menyiapkan pembinaan dari level paling bawah,” ujarnya di Balaikota Semarang, Sabtu (25/4/2026).
Agustina menilai kehadiran Aruna Football Academy menjadi jawaban atas kebutuhan jalur pembinaan yang lebih jelas bagi pemain muda di Kota Semarang.
“Hari ini Aruna Football Academy merealisasikan janjinya kepada saya. Mereka akan memberi pintu bagi anak-anak yang telah bermimpi dan menjalani proses pembinaan di klub-klub kecil,” katanya.
Ia berharap akademi tersebut dapat menjadi salah satu tonggak kebangkitan prestasi sepakbola Kota Semarang di masa mendatang.
“Saya punya harapan Aruna Football Academy ini akan menjadi masa depan anak-anak Kota Semarang, menjadi salah satu pintu bagi semua semangat dan mimpi mereka,” pungkasnya.
Direktur Olahraga Aruna Group, Adhitya Hernadian, mengatakan salah satu tantangan terbesar sepakbola Indonesia saat ini berada pada fase pembinaan usia dini.
“Kami melihat tantangan besar sepakbola Indonesia ada di pembinaan. Aruna hadir dengan sistem yang tidak hanya melatih kemampuan teknis, tetapi juga mempersiapkan pemain agar memiliki arah karier yang jelas sejak usia dini,” ujarnya.
Menurut dia, Aruna hadir sebagai entitas olahraga yang fokus mengembangkan pemain usia 6 hingga 17 tahun melalui dua pilar utama, yakni Aruna Football Academy sebagai pusat pembinaan dan Aruna Sports Agency yang membuka akses pemain menuju klub profesional di dalam maupun luar negeri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/De-Porras-PSIS-Semarang.jpg)