puting beliung
Ratusan Rumah di Grobogan Rusak Setelah Diterjang Puting Beliung
Sebanyak 146 rumah dan bangunan di Desa Tajemsari, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, mengalami kerusakan akibat angin puting beliung.
Penulis: Achiar M Permana | Editor: rika irawati
“Paling kencang anginnya waktu menjelang magrib, tapi hanya gerimis,” ujar Hadi saat ditemui Tribun Jateng di kantor Desa Tajemsari, Senin.
Baca juga: Kisah Pelajar Asal Grobogan Muhammad Rasya Wakili Jateng di Paskibraka Nasional 2025
Rumah tinggal Hadi pun tak luput dari angin puting beliung.
Ia sempat mengira suara kencang atap rubuh berasal dari tetangganya.
"Rumah saya bagian belakang juga kena, tapi tidak parah. Sempat saya kira kemarin atap rumah tetangga yang rusak," tambahnya.
Berdasarkan laporan yang diterima pihak desa, 7 rumah mengalami kerusakan ringan, 6 rumah rusak berat, dan sisanya mengalami rusak sedang.
“Rumah tinggal yang rusak sedang dan berat rata-rata berada di Dusun Plosorejo, Kendalsari, Tajem, dan Mlangi,” jelas Hadi.
Selain rumah warga, sejumlah kandang ayam juga dilaporkan rusak berat akibat angin kencang.
Atap kandang yang berbahan galvalum bahkan terbang hingga ke area persawahan di sekitar lokasi.
Empat dusun
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Grobogan, Wahyu Tri Darmawanto mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari perangkat Desa Tajemsari, pada Senin pagi.
“Kemarin Minggu, 3 Agustus 2025, sekitar pukul 18.00, terjadi angin puting beliung di Desa Tajemsari,” ujar Wahyu, Senin.
Wahyu menjelaskan, terdapat empat dusun yang terdampak cukup parah, yakni Dusun Mlangi, Kendalsari, Plosorejo, dan Tajem Krajan.
Meski kerusakan material cukup signifikan, Wahyu memastikan tidak ada korban luka maupun jiwa.
“Saat ini kami sedang melakukan asesmen dan pengecekan langsung di lapangan untuk mendata kerusakan dan kerugian warga,” jelasnya.
BPBD Grobogan saat ini tengah mengelompokkan kategori kerusakan ringan, sedang, maupun berat untuk kemudian diajukan kepada Bupati Grobogan sebagai dasar permohonan bantuan. (afn)
Artikel ini tayang di Tribun Jateng cetak edisi Selasa, 5 Agustus 2025.
| Jembatan Karanganyar Dibuka, Tukang Becak Motor Tak Lagi Sepi Penumpang |
|
|---|
| Tragedi Berdarah di Dadapsari Semarang: Ayah Kehilangan Dua Anak Sekaligus Akibat Cekcok Maut |
|
|---|
| Evakuasi Truk Tembakau Terguling di Tol Jangli–Gayamsari Semarang Gunakan Crane |
|
|---|
| Semarang Kota Toleran, Wali Kota Agustina: Pawai Ogoh-Ogoh Jadi Ruang Lintas Agama |
|
|---|
| Ditinggal Kenduren, Warung di Kebumen Kebobolan Maling untuk Ketiga Kalinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/diterjang-puting-beliung-oke.jpg)