Berita Jepara
Perhiasan Emas 50 Gram Milik Lansia Jepara Berubah Mainan, Terungkap setelah Jendela Kamar Terbuka
Perhiasan emas milik lansia warga Kerso, Jepara berubah menjadi perhiasan emas palsu. Perhiasan emas itu dikumpulkan sejak 2009.
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, JEPARA - Sedih dan bingung dirasakan Suhadi (80) dan Sukarti (75), pasangan lansia warga RT 02 RW 02 Desa Kerso, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
Perhiasan emas yang disimpan sejak 2009 seberat 50 gram ternyata palsu.
Emas yang diharapkan menjadi tabungan masa tua raib tak diketahui awalnya.
Firda, keponakan Sukarti dan Suhadi mengatakan, pasangan lansia tersebut merasa ada kejanggalan pada perhiasan emas yang disimpan pada Jumat, 4 Juli 2025.
"Memastikan palsu itu baru kemarin, Sabtu, 19 Juli 2025. Kalau kerasanya sudah 15 hari sebelumnya," kata Firda ditemui di rumah Suhadi dan Sukarti, Senin (21/7/2025).
Baca juga: Gagal Seleksi PPPK, Honorer Pemkab Jepara Bakal Diangkat sebagai PPPK Paruh Waktu
Dia menuturkan, emas palsu itu diketahui setelah mereka mengecek keaslinya ke toko emas.
"Saya sorenya ditelepon suruh ke sini untuk mengecek emasnya dan mengecekkan ke toko emas. Dan ternyata, emas yang dimiliki ini palsu," ungkap Firda.
Padahal, kata Firda, emas yang selama ini di miliki Suhadi dan Sukarti hanya dipakai ketika Lebaran.
"Emas ini tidak pernah dipakai, paling setahun sekali, itupun ketika waktu Lebaran," ungkapnya.
Kondisi Janggal Rumah
Sebelum perhiasan emas tersebut dicurigai palsu, Suhadi dan Sukarti merasakan kejanggalan.
Jendela kamar rumah yang tidak pernah dibuka, tiba-tiba terbuka.
Begitu pula pintu rumah yang kadang terbuka.
"Sekiranya 4 Juli itu, mbah habis pulang salat subuh. Itu jendel kamar yang enggak dibuat tidur, terbuka, dan pintu rumah juga terbuka," ujarnya.
Mendapati peristiwa itu, Sukarti langsung mengecek perihasannya.
Saat itu, Sukarti mendapati emas dan uang yang disimpan senilai total Rp15 juta masih ada.
| Modus Sopir Truk Timbun BBM Subsidi di Jepara, Keliling Hingga 10 SPBU Sebelum Setor ke Pengepul |
|
|---|
| Penimbunan BBM Subsidi di Jepara: Truk Bisa Tampung 1000 Liter, Gunakan Belasan Nopol dan QR Code |
|
|---|
| "Polantas Menyapa", Kakorlantas Polri Turun Langsung di Jepara Sapa Ratusan Driver Ojol |
|
|---|
| Jepara Masukkan Praktik Pengelolaan Sampah Jadi Kurikulum Pendidikan Sekolah |
|
|---|
| Nobar Piala Dunia 2026 di Alun-alun Jepara Mulai Babak Perempat Final, Sekaligus Ajang Festival UMKM |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/21072025-lansia-jepara-kehilangan-perhiasan-emas-berubah-jadi-perhiasan-emas-palsu.jpg)