Berita Pekalongan
Kisah Pilu Rafa, Bocah Meninggal Digigit Ular Weling, di Mata Kepala SDN 1 Bukur Pekalongan
Bocah kelas 6 SDN 1 Bukur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan itu dikenal sebagai anak yang ceria, mudah bergaul, dan tak pernah menyusahkan
Penulis: Indra Dwi Purmomo | Editor: Rustam Aji
Rafa awalnya digigit ular pertengahan Juni 2025, beberapa hari sebelum acara khitanan yang sudah direncanakan.
"Sebenarnya kurang lima hari lagi Rafa mau disunat. Undangan juga sudah disebar ke warga," kata Suwondho kepada Tribunjateng.com, usai memakamkan anaknya di TPU desa setempat.
Namun, mimpi itu berubah menjadi tragedi.
Setelah digigit ular, Rafa sempat dilarikan ke RSUD Kajen.
Menurut keluarga, penanganan awal di rumah sakit tersebut dinilai lamban dan mengecewakan.
"Dokter bilang ularnya tidak berbisa, jadi kami disuruh pulang. Tapi kondisi Rafa malah makin memburuk. Setelah sampai di rumah di hari itu juga," kata Suwondho.
Karena kondisinya tak kunjung membaik, Rafa kemudian dirujuk ke RSI Pekajangan pada 16 Juni 2025 dan dirawat intensif hingga 8 Juli 2025.
Baca juga: Ratusan Honorer Brebes Ngeluruk ke Jakarta, Minta Diangkat Jadi PPPK
Selanjutnya, ia dipindahkan ke RSUP Dr. Kariadi, Semarang sejak Rabu (9/7/2025).
"Sejak di RSI Pekajangan Rafa kondisinya tidak sadar, dan dirawat di ICU. Lalu, selama di RSUP Dr. Kariadi, kondisi Rafa terus menurun."
"Pada Sabtu pagi (19/7/2025), dokter sudah memberi tahu kalau semua kondisi tubuh Rafa mulai melemah. Lalu pukul 23.00 WIB kami dipanggil lagi katanya keadaannya sudah kritis. Sekitar pukul 00.00 WIB, Rafa dinyatakan meninggal dunia," ujar sang ayah.
Suwondho menambahkan, keluarga masih dalam suasana duka dan belum memutuskan apakah akan menempuh jalur hukum atas dugaan kelalaian penanganan medis.
"Kami masih berkabung. Soal hukum, kami belum bisa putuskan," tambah Suwondho.
Sementara itu, Asisten Manajer Pelayanan Medis RSI Pekajangan, dr Maria Ulfa, menjelaskan bahwa pasien masuk dalam kondisi sangat lemah dan langsung mendapatkan penanganan di unit perawatan intensif.
"Saat masuk, pasien sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri dan langsung kami tempatkan di ICU," dr Maria, kepada Tribunjateng.com, Senin (24/6/2025).
Menurut dr Maria, sejak hari pertama hingga sekarang, pasien masih bergantung pada ventilator.
| Ratusan Honorer Brebes Ngeluruk ke Jakarta, Minta Diangkat Jadi PPPK |
|
|---|
| Pegiat Lingkungan Prihatin Atas Kerusakan Lingkungan Gunung Ragajembangan Banjarnegara |
|
|---|
| Anggota DPRD Kudus Jadi Tersangka Kasus Perjudian, Terancam Penjara Maksimal 10 Tahun |
|
|---|
| Toyota Avanza Terjun ke Sawah dari Tol Semarang-Solo, 2 Anak Jadi Korban. 1 Orang Tewas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/rafa-foto-kenangan.jpg)