Berita Banyumas
Pesan Bupati Sadewo Hari Pertama Sekolah: Setop Pungli dan Titipan Siswa
Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menegaskan bahwa MPLS tahun ini mengusung tema "MPLS Ramah".
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Sebanyak 1.374 satuan pendidikan di Kabupaten Banyumas, dari jenjang SD, SMP, hingga SMA, menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan nuansa yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Tahun ajaran baru 2025/2026 resmi dimulai.
Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menegaskan bahwa MPLS tahun ini mengusung tema "MPLS Ramah".
Baca juga: Bupati Banyumas Tegaskan Sekolah-Madrasah Negeri Dilarang Pungli Berkedok Apapun!
MPLS ramah adalah sebagai bentuk komitmen menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari praktik kekerasan, perundungan (bullying), hingga pungutan liar.
"Tidak boleh ada pungutan yang bersifat memaksa di sekolah. Semua harus mengacu pada Permendikbud Nomor 44 Tahun 2012, sumbangan hanya boleh bersifat sukarela, tanpa paksaan, tanpa menentukan jumlah dan waktu," kata Sadewo, kepada Tribunbanyumas.com, Senin (14/7/2025).
Ia juga menegaskan praktik titip-menitip siswa harus dihentikan.
"Tidak boleh ada lagi titip-titipan. Ini sudah menjadi arahan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan harus kita taati," tegasnya.
Selain itu, Bupati juga meminta peningkatan infrastruktur digital pendidikan, menyusul laporan gangguan server yang sempat terjadi.
"Tidak boleh lagi ada server down. Harus ditingkatkan supaya layanan pendidikan makin baik," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Joko Wiyono, menjelaskan MPLS Ramah menjadi tema utama tahun ini demi menciptakan atmosfer sekolah yang menyenangkan bagi peserta didik baru.
"Kita ingin anak-anak datang ke sekolah dengan gembira dan ceria. Kita juga tanamkan nilai-nilai moderasi beragama, toleransi, dan kebhinekaan," katanya.
Dengan pendekatan baru ini, Pemkab Banyumas berharap sekolah menjadi ruang tumbuh yang ideal bagi anak, tidak hanya dalam hal akademik, tetapi juga dalam karakter dan nilai kebangsaan. (jti)
| Warga Cilacap Hilang setelah Kecelakaan Tunggal di Kembaran Banyumas, Motor Jatuh ke Kalipelus |
|
|---|
| Hilangkan Budaya Antar Jemput Pejabat, Bupati Banyumas Imbau Pejabat ke Kantor Bersepeda |
|
|---|
| Motor Terperosok ke Sungai di Jembatan Kalipelus Purwokerto, Satu Korban Belum Ditemukan |
|
|---|
| Dinkes KB Hingga Puskesmas di Banyumas Tidak WFH: Tetap Beroperasi Normal demi Layani Masyarakat |
|
|---|
| Grebek Asmari 2026 Segera Digelar di Purwokerto, Ada UMKM Fest Hingga Pemeriksaan Kesehatan Gratis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20250714-MPLS-BANYUMAS.jpg)