Berita Jateng
Polisi Cari Penyebab Kecelakaan Karambol di Bawen yang Libatkan 9 Kendaraan dan 7 Korban Luka
Polres Semarang tengah menyelidiki penyebab pasti kecelakaan karambol yang terjadi di kawasan persimpangan Bawen
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: Rustam Aji
TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN – Kecelakaan karambol yang terjadi di kawasan persimpangan Bawen, Jalan Soekarno Hatta, Kabupaten Semarang, pada Sabtu (5/7/2025) siang, masih didalami pihak Polres Semarang.
Pendalaman penyelidikan terutama terkait penyebab pasti terjadinya kecelakaan.
Sementara inim dugaan mengarah pada kegagalan fungsi rem pada sebuah truk kontainer, hingga menyebabkan kecelakaan yang melibatkan total sembilan kendaraan.
Hal itu diungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Semarang, Ipda Handriani.
“Kami masih mendalami apakah kegagalan rem ini disebabkan oleh sistem pengereman yang benar-benar tidak berfungsi, atau ada faktor teknis seperti kekurangan angin pada sistem rem. Semua sedang kami periksa,” jelasnya.
Diduga, truk kontainer berpelat H9092OF yang mengangkut bahan asbes dari arah Semarang menuju Salatiga, diketahui mengalami rem blong saat melintasi tanjakan di depan Hotel Bawen Indah.
Dalam kondisi tidak terkendali, truk menghantam delapan kendaraan di depannya yang tengah berhenti karena kepadatan lalu lintas di simpang Bawen.
Di sisi lain, Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani menjelaskan, kronologi kecelakaan tersebut bermula saat truk kontainer lebih dulu menyerempet truk bak kayu berpelat AA8523VG hingga tergelincir ke halaman rumah warga.
Selanjutnya, truk menghantam satu truk lain, dua mobil pribadi, serta empat sepeda motor.
Dari pengakuan yang didapat dari pengemudi truk kontainer, Khafifudin (32) warga Kabupaten Batang, Khafifudin merasa rem tidak berfungsi saat berada di depan Hotel Bawen Indah.
Setelah menyerempet satu truk trailer, truk kontainer itu menabrak satu truk bak kayu berpelat H9807FC, mobil Rush H1396QQ, Voxy B2671NFA.
Baca juga: Hati-hati Simpan Karcis Parkir. Tak Bisa Tunjukkan Bisa Kena Denda 10 Kali Lipat dari Tarif Parkir
Selain itu, empat motor juga terdampak kecelakaan tersebut, yaitu Revo berpelat H6125AL, Vario H4923OV, Beat K2193SJ dan Mio AA3693WG.
“Total ada sembilan kendaraan yang terlibat, dan pengemudi truk menyatakan rem tidak berfungsi saat berada di tanjakan depan hotel.
Saat ini kami juga memeriksa kondisi fisik kendaraan dan sistem remnya,” jelas AKP Lingga.
Akibat kejadian tersebut, tujuh orang mengalami luka-luka.
Dua di antaranya dirawat inap di RS At-Tin Bawen, satu mengalami patah tulang kaki kiri dan sopir truk mengalami luka pada tangan kirinya.
Lima korban lain mengalami luka ringan dan telah menjalani perawatan jalan.
Tidak Ada Korban Jiwa, Namun Kepadatan Mengular 3 Kilometer
Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Baca juga: Ngeri, Kecelakaan di Simpang Bawen Kabupaten Semarang Libatkan 9 Kendaraan, 7 Orang Terluka
Dia juga menegaskan bahwa seluruh proses penanganan, termasuk evakuasi kendaraan dan pengumpulan keterangan saksi, dilakukan secara cepat oleh Unit Gakkum Satlantas.
“Kami bersyukur tidak ada korban jiwa.
Fokus kami saat ini adalah memastikan penyebab kecelakaan, serta memastikan kejadian serupa tidak terulang,” tegas AKBP Ratna.
Kecelakaan itu memicu kepadatan sepanjang sekitar tiga kilometer di jalur utama Semarang–Solo, dari arah Harjosari.
Seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi dan arus lalu lintas berangsur lancar.(rez)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/rez-truk-rusak-berat.jpg)