Senin, 27 April 2026

Berita Jateng

Ritual Penggantian Luwur Baru Makam Sunan Kudus, Dibuat Selama 4 Hari

Luwur atau sebutan kain putih penutup makam Sunan Kudus sudah dilepas pada Jumat (27/6/2025) atau 1 Muharam pagi sekiranya pukul 06.00 WIB.

Penulis: Saiful Masum | Editor: khoirul muzaki
Saiful Masum
PEMBUATAN LUWUR BARU - Sejumlah perewang sedang melakukan pembuatan luwur baru Makam Sunan Kudus, Kamis (3/7/2025). Pembuatan luwur baru berlangsung selama 4 hari mulai 6-9 Muharam atau 2-5 Juli 2025. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Tradisi Buka Luwur Kangjeng Sunan Kudus pada, Kamis (3/7/2025) memasuki tahap pembuatan luwur.

Luwur atau sebutan kain putih penutup makam Sunan Kudus sudah dilepas pada Jumat (27/6/2025) atau 1 Muharam pagi sekiranya pukul 06.00 WIB.

Luwur lama yang sudah dilepas, kemudian diganti dengan luwur baru yang dibuat dengan melibatkan perewang.

Pembuatan luwur baru Makam Sunan Kudus tahun ini 1447 H/2025 dijadwalkan berlangsung empat hari. Mulai, Rabu - Sabtu (2-5/7/2025) atau 6-9 Muharam.

Setelah luwur dibuat, puncak rangkaian Buka Luwur Kanjeng Sunan Kudus dilaksanakan pada 10 Muharam, Minggu (6/7/2025) dengan agenda Upacara Buka Luwur di Pendopo Tajug dan Pesarean kompleks Masjid, Menara, dan Makam Sunan Kudus pukul 07.00 WIB.

Koordinator pembuatan luwur baru Sunan Kudus, Fachal Anami Farodis menyampaikan, pembuatan luwur baru tahun ini melibatkan 35 perewang untuk menuntaskan luwur selama empat hari.

Mayoritas perewang adalah dari kalangan pedagang yang meninggalkan pekerjaannya sejenak untuk membuat luwur mulai pukul 07.30 - 15.00 WIB.

Kata dia, dalam pembuatan luwur tidak ada syarat khusus yang harus dipenuhi oleh para perewang. Biasanya para pembuat luwur mengutamakan berwudlu terlebih dahulu sebelum memulai pembuatan luwur, meskipun hal itu tidak menjadi sebuah keharusan.

"Kebanyakan perewang sudah lama ikut serta membantu pembuatan luwur. Ada yang sudah turun temurun dari orang tuanya. Sebagian besar sudah menjadi rewang 15 tahun dengan suka rela menjadi rewang untuk ngalap (mengharap) berkah," terangnya.

Fachal Anami menyebut, perewang pembuatan luwur baru menyiapkan segala sesuatunya dengan teliti dan terampil. Ada yang bertugas membuat luwur wiru, melati, kompol, uthuk banyu, hingga langitan.
Setiap bagian akan diletakkan atau dipasang di tempat masing-masing dengan kebutuhan kain yang berbeda-beda. Misalnya untuk luwur kompol diperkirakan membutuhkan sekitar 145 item.

Baca juga: Menikmati Kuliner Nasi Lengko di Pantai Pulo Kodok Tegal, Seporsi Hanya Rp 10 Ribu

Dia belum bisa memperkirakan kebutuhan kain dalam pembuatan luwur baru tahun ini.

Pada Muharam sebelumnya, dalam pembuatan luwur baru Makam Sunan Kudus membutuhkan 34 buah kain putih, masing-masing berukuran 45 meter.

Tradisi Buka Luwur Kangjeng Sunan Kudus ini tidak hanya sekadar aktivitas rutinan saja, juga bentuk pengabdian dan pelestarian warisan budaya yang perlu dijaga turun-temurun oleh masyarakat.

Humas Yayasan Masjid, Menara, dan Makam Sunan Kudus (YM3SK), Denny Nur Hakim menambahkan, saat ini proses pembuatan luwur masih berlangsung.

Setiap luwur yang sudah jadi langsung dipasang sesuai peruntukannya. Untuk pemasangan luwur di bagian dalam dilakukan pada 10 Muharam.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved