Berita Nasional

Meski dari Keluarga Miskin, Siswa Sekolah Rakyat tak Boleh Terima Bantuan Pendidikan KIP dan PIP

Kementeriannya akan menanggung seluruh kebutuhan siswa yang bersekolah di Sekolah Rakyat, misal alat tulis dan seragam. 

Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS/PEKAB BLORA
MASIH DIBANGUN - Pembangunan gedung Sekolah Rakyat Blora di Cepu masih berlangsung, Jumat (27/6/2025). Pembangunan Sekolah Rakyat itu ditargetkan rampung Juli 2025. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, Calon siswa Sekolah Rakyat tidak akan menerima bantuan pendidikan dari pemerintah, seperti  Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Program Indonesia Pintar (PIP). Ini disampaikan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono saat acara di Sentra Antasena Magelang, Jawa Tengah, pada Selasa (1/7/2025).

 "Khusus (calon murid) Sekolah Rakyat nggak (terima bantuan pendidikan)," ucapnya 

Kementeriannya akan menanggung seluruh kebutuhan siswa yang bersekolah di Sekolah Rakyat, misal alat tulis dan seragam. 

Namun pihaknya masih akan membahas kemungkinan pemberian uang saku untuk setiap calon murid.

Sekolah Rakyat sendiri ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang terdaftar dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). 

Baca juga: Penyanyi Senior Hamdan ATT Meninggal, Sang Istri Ungkap Kondisi Sebelumnya

Kementerian Sosial memastikan Sekolah Rakyat akan mulai beroperasi secara resmi di seluruh Indonesia pada 14 Juli 2025.

100 sekolah telah siap untuk melaksanakan masa orientasi siswa. Sebanyak 20.000 siswa ditargetkan dapat menempati sekolah asrama tersebut pada tahap pertama.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Siswa Sekolah Rakyat Tak Dapat Bantuan KIP, KJP, dan PIP", Klik untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2025/07/01/132657378/siswa-sekolah-rakyat-tak-dapat-bantuan-kip-kjp-dan-pip?source=sorotan.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved