Berita Purbalingga
Unik! Goa Lawa Purbalingga Muncul dari Lava Pijar Gunung Slamet. Berikut Sejarah, Fasilitas, dan HTM
Goa Lawa Purbalingga memiliki keunikan lantaran terbuat dari lava Gunung Slamet. Berikut sejarah, fasilitas, dan HTM.
Penulis: Farah Anis Rahmawati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA — Goa Lawa Purbalingga atau Golaga merupakan tempat wisata alam yang wajib dikunjungi di Purbalingga.
Tempat wisata di Desa Siwarak, Kecamatan Karangreja, ini tak hanya menyuguhkan keindahan gua yang alami dan cantik tetapi juga sejarah menarik.
Sejarah Awal

Menurut Suwandi, Supervisor Golaga Purbalingga mengungkapkan, eksplorasi gua tersebut dilakukan pertama kali pada 1978.
Mulanya, warga di sekitar obyek wisata ini mengetahui keberadaan gua namun Belum ada yang berani menelusurinya.
"Namun, karena merasa penasaran dan menurut informasi terdapat banyak lorong-lorong atau gua, Pemerintah Daerah saat itu akhirnya melakukan survei untuk meneliti, dan akhirnya jadilah obyek wisata ini," ungkap Suwandi kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (27/6/2025).
Obyek wisata ini pertama kali dibuka dan diresmikan pada tahun 1979 oleh Bupati Goentoer Darjono.
Saat ini, obyek wisata Golaga telah dikelola dan menjadi bagian dari unit usaha Perumda Owabong.
Terima Penghargaan
Obyek wisata Golaga juga terus mengalami perkembangan pesat, satu di antaranya, berhasil mendapatkan predikat wisata terbersih dan mendapatkan penghargaan Wisata Tiga Bahasa oleh Kemenpar RI.
Tidak hanya itu, Golaga juga menjadi satu di antara tempat wisata di Jawa Tengah yang sudah cukup dikenal wisatawan asing.
Baca juga: Goa Lawa Purbalingga Punya Banyak Lorong Cantik, Simpan Cerita dan Nama Unik
Suwandi menyebut, pihaknya telah bekerjasama dengan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto dalam pengelolaan dan pengembangan wisata.
"Kalau mereka ada tamu, itu biasanya dibawa ke sini. Beberapa di antaranya pernah ada yang dari Jepang, Belgia, Cina, dan Jerman," katanya.
Suasana Sejuk di Dalam Gua
Golaga juga merupakan gua yang unik. Sebab, bukan terbentuk dari batuan kapur melainkan dari lava Gunung Slamet.
"Saat Gunung Slamet meletus, lavanya mengalir, mengeras menjadi batu, dan membentuk lorong-lorong gua," ucapnya.

Suwandi pun mengatakan, pengunjung yang masuk ke dalam gua ini tidak akan merasa sesak seperti pada gua-gua lainnya.
Prakiraan Cuaca Purbalingga Hari Ini , Jumat 29 Agustus 2025 |
![]() |
---|
Viral, Jalan Baru Diaspal di Kedungjati Purbalingga Ditumbuhi Rumput Teki. Begini Penjelasan Desa |
![]() |
---|
Kurir Sabu Asal Kalimanah Purbalingga Diamankan Polisi saat Antarkan Paket ke Desa Klapasawit |
![]() |
---|
Aneh Usai Direnovasi Pasar Bojong Purbalingga Justru Sepi, Nasib Pedagang Kian Tragis |
![]() |
---|
Pagi Berawan Siang Hujan, Berikut Prakiraan Cuaca di Purbalingga Hari Ini |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.