Kamis, 23 April 2026

Berita Banyumas

Diselingkuhi Suami Saat Hamil Hingga Dua Kali, 'Bunga' Pulih Berkat Liza Muthia Diniar

Seorang penyintas trauma berat di Purwokerto pulih secara ajaib. Setelah curhat dengan sahabatnya, Liza Diniar, ia berhasil lepas dari obat jantung.

Penulis: daniel a | Editor: Daniel Ari Purnomo
DOKUMENTASI PRIBADI
LIZA MUTHIA DINIAR: Founder Sudah Well Community di Purwokerto, Liza Muthia Diniar. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Di salah satu sudut 'Kedai Sahabat', kedai kopi ternama yang ia kelola di Purwokerto, Liza Muthia Diniar menyaksikan sebuah keajaiban yang menegaskan kembali keyakinannya.

Sahabat lamanya semasa kuliah, sebut saja Bunga (bukan nama sebenarnya), datang dengan raut wajah dan aura yang sama sekali berbeda dari dua bulan lalu.

Bunga datang membawa kabar luar biasa: ia telah berhasil lepas total dari jerat obat jantung dan obat terapi kejiwaan.

Baca juga: Dua Percakapan Terakhir: Luka yang Mengubah Liza Jadi Pelindung Jiwa-Jiwa

Kisah ini menjadi bukti nyata dari filosofi yang selama ini diusung Liza melalui 'Sudah Well Community', sebuah komunitas kesehatan mental di Purwokerto yang ia dirikan.

Bagi Liza, peristiwa ini lebih dari sekadar cerita bahagia, ini adalah validasi dari sebuah misi.

Liza Muthia Diniar, perempuan kelahiran Cilacap yang gemar bernyanyi di acara kondangan ini, adalah sosok di balik komunitas tersebut.

Dengan sifat empatik yang disebut-sebut selaras dengan horoskop Cancer-nya, ia membangun ruang aman bagi mereka yang membutuhkan telinga untuk mendengar.

Kedai Sahabat miliknya pun bukan sekadar tempat bisnis, melainkan perpanjangan tangan dari advokasinya.

Dua bulan lalu, di kedai inilah titik balik itu dimulai.

Bunga datang menemuinya dalam kondisi di titik terendah.

Ia membawa beban trauma berlapis yang tak hanya menggerogoti jiwanya, tetapi juga merusak fisiknya.

"Saat itu kondisinya sangat rapuh. Fisik dan mentalnya sama-sama sakit," kenang Liza, Kamis (26/6/2025).

Luka batin Bunga berakar dari masa kecilnya yang jauh dari kata bahagia akibat keluarga broken home.

Trauma itu kembali menganga, bahkan lebih dalam, saat ia membangun keluarga kecilnya sendiri.

Saat tengah mengandung anak pertama, Bunga harus menelan kenyataan pahit bahwa suaminya berselingkuh dengan wanita yang lebih tua.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved