Berita Banyumas
"Sejam Ping 15 Sing Teka!" Warga Purwokerto Keluhkan Pengamen di Menara Pandang
Warga mengeluh terganggu oleh banyaknya pengamen di Menara Pandang Purwokerto. Satpol PP Banyumas berjanji akan segera memantau dan melakukan penertib
Penulis: daniel a | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Kenyamanan pengunjung di kawasan Menara Pandang Purwokerto menjadi sorotan setelah seorang warga mengeluhkan maraknya aktivitas pengamen.
Aduan yang disampaikan dengan dialek Banyumasan pada Minggu (8/6/2025) tersebut langsung direspons oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banyumas yang berjanji akan segera melakukan penertiban.
Satu Jam Didatangi Belasan Pengamen
Baca juga: Lubang Jalan di Depan RS DKT Purwokerto Ancam Keselamatan
Dalam laporannya yang singkat namun lugas, seorang pengunjung mengungkapkan rasa tidak nyamannya karena frekuensi pengamen yang datang silih berganti dalam waktu singkat.
"Menara pandang nongkrong sejam pengamene ws ping 15 sing teka, ora asik," tulis pelapor, yang berarti "di menara pandang nongkrong sejam, pengamennya sudah 15 kali yang datang, tidak asik".
Meskipun kemungkinan merupakan sebuah hiperbola, ungkapan tersebut secara efektif menggambarkan perasaan terganggu dan suasana yang tidak nyaman bagi pengunjung yang ingin bersantai.
Ia pun menutup laporannya dengan permohonan agar pihak berwenang segera turun tangan.
Satpol PP Janji Segera Pantau dan Tertibkan
Menjawab keluhan tersebut, Satpol PP Banyumas memberikan respons yang komprehensif pada malam harinya.
Pihak Satpol PP menegaskan akan segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan tindakan konkret di lapangan.
"Kami akan segera menindaklanjuti laporan ini dengan melakukan pemantauan serta penertiban terhadap aktivitas pengamen yang meresahkan dan mengganggu kenyamanan pengunjung," tulis admin Satpol PP.
Lebih lanjut, Satpol PP menyatakan akan berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya untuk menciptakan suasana yang lebih tertib dan nyaman di salah satu ikon wisata Purwokerto tersebut.
Di akhir tanggapannya, Satpol PP juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga ketertiban umum.
Warga diimbau untuk tidak ragu melaporkan kembali jika menemukan gangguan serupa di kemudian hari.
"Mohon kerja sama dan dukungan dari masyarakat, dan silakan laporkan kembali jika ditemukan hal serupa," tutupnya.
| Dampak Harga Pertamax di Purwokerto Naik: Mobilitas dan Daya Beli Mahasiswa Turun, Ekonomi Terdampak |
|
|---|
| Pendakian Gunung Slamet Via Baturraden Dibuka Lagi, Dilarang Solo Hiking |
|
|---|
| Hubungan Industrial di Banyumas Harmonis, Sayang Serikat Pekerja yang Terbentuk Baru 15 Persen |
|
|---|
| Kenaikan Harga Pertamax Terlalu Besar, Warga Banyumas Beralih ke Pertalite |
|
|---|
| Muncul 2 Nama Baru Diduga Terlibat Kasus Penipuan Ratusan Nasabah Bank Mandiri Taspen Purwokerto |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20250608-menara-pandang-purwokerto.jpg)