Berita Batang
Peternak Sapi di Batang Sambat, Penjualan Jelang Iduladha 2025 Merosot Dibanding Tahun Lalu
Peternak di Batang, Jawa Tengah, mengeluhkan sepinya penjualan sapi untuk kurban Iduladha 2025.
Penulis: dina indriani | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Peternak di Batang, Jawa Tengah, mengeluhkan sepinya penjualan sapi untuk kurban Iduladha 2025.
Dibanding tahun lalu, penjualan sapi kurban tahun ini, lesu.
Subari, peternak asal Desa Tegalsari, Kecamatan Kandeman, merasakan langsung imbas dari lesunya pasar tahun ini.
Baca juga: Aturan SPMB SMP Batang 2025 Berubah, Kuota Zonasi Turun dan Verifikasi Domisili Diperketat
Hingga H-2 Iduladha, dia baru menjual 16 ekor sapi dari total 47 ekor yang disiapkan.
Tahun lalu, jumlah yang terjual mencapai 40 ekor.
"Turun drastis, ini saja belum ada separuh yang terjual."
"Saya berharap, masih ada pembeli menjelang hari H," ujar Subari saat ditemui di kandangnya, Rabu (4/6/2025).
Ia menyebut, harga jual sapi jenis simental dan limousin berkisar antara Rp16 juta hingga Rp60 juta, tergantung bobot yang mencapai 250 hingga 800 kilogram.
Baca juga: Kebijakan Kontroversial Larangan Truk Sumbu 3 di Jalur Pemalang-Batang Rugikan Rp324 Miliar Setahun?
Namun, tingginya harga pakan membuat keuntungan kian menipis.
Subari harus mengeluarkan Rp47 ribu per ekor per hari untuk memenuhi kebutuhan pakan, seperti singkong dan bekatul.
Keluhan serupa juga diungkapkan Taufik Ihsanudin, peternak asal Desa Pasekaran.
Tahun ini, dia hanya menyetok 70 ekor sapi bali.
Padahal, tahun lalu, mencapai lebih dari 100 ekor sapi.
"Permintaan lebih lesu dibanding tahun lalu," keluh Taufik.
Meski harga jual tetap kompetitif, yakni Rp16 juta hingga Rp60 juta, tergantung berat sapi.
Taufik pun tak mengetahui pasti pemicu turunnya permintaan sapi untuk Iduladha 2025.
Dia berharap, menjelang Iduladha, penjualan masih ada. (*)
Naga Ditunggangi Ratu Jadi Magnet Karnaval di Banaran Batang, Langsung Banjir Pesanan Sewa |
![]() |
---|
3.000 Honorer di Batang Diusulkan Jadi PPPK Paruh Waktu, Berstatus sebagai ASN meski Gaji Tak Penuh |
![]() |
---|
Belum Ada Tersangka, Ibu 2 Bocah Tenggelam di Pantai Sigandu Batang Masih Jalani Observasi Kejiwaan |
![]() |
---|
Tak Perlu Lagi ke Stasiun Pekalongan, Warga Kini Bisa Naik KA Argo Muria dari Stasiun Batang |
![]() |
---|
Mayat Pemuda Ditemukan Membusuk di Sumur Pasar Wonotunggal Batang, Korban Cemburu Pelaku |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.