Seram Tapi Lezat! Ini Gulai Kepala Kambing Utuh di Atas Hotplate, Viral di Purwokerto!

Gulai kepala kambing utuh hotplate di Warung Sate KMC Purwokerto jadi buruan pencinta kuliner ekstrem. Disajikan lengkap dengan otak hingga telinga.

TRIBUN BANYUMAS/ PERMATA PUTRA SEJATI
GULAI KEPALA KAMBING: Gulai Kepala Kambing, hidangan khas Warung Sate Kambing Masih Cempe (KMC) di Jalan Jatisari, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, Selasa (13/5/2025). Hidangan ini menawarkan pengalaman kuliner yang jarang ditemukan di tempat lain. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS – Pecinta kuliner ekstrem, terutama olahan daging kambing, kini punya tantangan baru yang patut dicoba.

Di Warung Sate Kambing Masih Cempe (KMC) Purwokerto, tersaji menu unik: gulai kepala kambing utuh di atas hotplate panas.

Hidangan ini menyajikan kepala kambing secara utuh, lengkap dengan bagian mata, pipi, telinga, lidah, hingga otaknya.

Baca juga: Kisah Sukses Slamet Mantan TKI Bangun Pabrik Susu Kambing Etawa di Mranggen

Warung yang berlokasi di Jalan Jatisari, Kecamatan Purwokerto Utara, ini menjadikan menu tersebut sebagai sajian andalan sejak 2010.

"Yang bikin orang penasaran itu sensasinya, bisa langsung nikmati bagian kepala yang beda-beda teksturnya," kata pemilik warung, Maryoso, kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (13/5/2025).

Menurutnya, setiap bagian memiliki rasa dan sensasi berbeda, mulai dari pipi yang lembut, lidah yang kenyal, hingga otak yang lumer.

Maryoso menjamin bahan yang digunakan berasal dari kambing muda usia lima bulan, sehingga teksturnya empuk dan tidak bau prengus.

"Kalau kambingnya tua bisa keras dan bau, makanya kita pastikan pakai yang masih muda," jelasnya.

Pelanggan bisa memilih langsung menikmati kepala kambing utuh atau meminta dipotong-potong terlebih dulu.

Bagian pipi, rahang, dan otak jadi favorit karena teksturnya yang unik dan menggoda selera.

"Satu kepala bisa untuk 3 sampai 4 orang. Ada yang keras, ada yang lembut, jadi menarik banget buat rame-rame," ujarnya.

Harga seporsi gulai kepala kambing di atas hotplate dipatok Rp95 ribu, sedangkan versi tengkleng Rp100 ribu.

Karena ketersediaan terbatas, pelanggan disarankan melakukan pemesanan sehari sebelumnya.

Salah satu pelanggan, Agus Fitrah (43), mengaku awalnya ragu dengan tampilannya, namun berubah pikiran usai mencicipi.

"Saya kira bakal aneh, tapi ternyata rasanya mantap. Kuping dan lidahnya itu favorit saya, beda dari daging biasa," ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved