Berita Semarang
Semarang Night Carnival 2025 Berlangsung Meriah meski Terdampak Efisien Anggaran
Puluhan ribu warga memadati jalanan sepanjang jalur SNC dari Titik Nol Kilometer hingga Jalan Pemuda, depan Balai Kota Semarang.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: Rustam Aji
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pemkot Semarang sukses menggelar Semarang Night Carnival (SNC) 2025, Minggu (4/5/2025).
Acara berlangsung meriah. Di mana, puluhan ribu warga memadati jalanan sepanjang jalur SNC dari Titik Nol Kilometer hingga Jalan Pemuda, depan Balai Kota Semarang.
Dari titik nol kilometer, Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin melepas rombongan defile.
Di Balai Kota Semarang, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti menyambut defile.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, berharap dengan banyaknya masyarakat bak lautan manusia di sepanjang jalur SNC dapat mendongkrak ekonomi di ibu kota Jawa Tengah.
Agustina menilai, kesuksesan sebuah acara diukur dari besarnya pergerakan ekonomi.
Menurutnya, SNC menjadi cara praktis mengungkit angka pertumbuhan ekonomi.
Baca juga: Silayur Park, Wahana Wisata di Kota Semarang yang Hampir Terlupakan, Kandang Hewannya Kosong
Tidak hanya dari Semarang, sejumlah kabupaten/kota sekitar juga turut mengikuti parade budaya yang menjadi andalan tahunan Kota Semarang.
"Rute SNC dari nol kilometer kesini (balai kota, red). Wakil Bupati Pekalongan ikut juga," sebut Agustina,
Agustina mengatakan, sedianya ada banyak kabupaten/kota yang mengikuti SNC 2025.
Namun, beberapa kota membatalkan karena adanya kebijakan efisiensi anggaran.
"Awalnya ada yang dari luar negeri, tapi karena kita mundur jadi ada yang membatalkan," tambahnya.
Kepala Dinaa Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Wing Wiyarso mengatakan, ada 170 peserta SNC 2025. Ditambah, beberapa kontingen dari luar kota yang turut tampil dalam parade SNC 2025.
Disbudpar Kota Semarang mengangkat tema Perisai Nusantara.
Ada empat subtema flora fauna yang memiliki filosofi mendalam.
| Silayur Park, Wahana Wisata di Kota Semarang yang Hampir Terlupakan, Kandang Hewannya Kosong |
|
|---|
| Tegas! Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Larang Kegiatan Study Tour, Wisuda, hingga Main Game |
|
|---|
| Video Respons Dedi Mulyadi Soal Ultimatum GRIB Jaya Hercules |
|
|---|
| Dedi Mulyadi Akan Jadikan Vasektomi sebagai Syarat Terima Bansos |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/SNC-MERIAH-OKE.jpg)