Paus Fransiskus Wafat
Pria Terobos Pengamanan Basilika Santo Petrus Vatikan, Nekat Ingin Bertemu Paus
Kekacauan ini terjadi di tengah suasana duka mendalam umat Katolik sedunia atas wafatnya Paus Fransiskus.
Hal itu menandakan cinta dan rasa kehilangan umat terhadap sosok yang selama bertahun-tahun menjadi gembala rohani bagi Gereja Katolik sedunia.
Baca juga: Penggugat Ijazah Jokowi Mundur dari Tim Usai Ditetapkan Tersangka Pemalsuan Dokumen
Dalam kesempatan yang sama, dijelaskan pula rangkaian kegiatan Kongregasi Umum keempat para Kardinal yang dilangsungkan di Aula Sinode Baru, Vatikan.
Lebih lanjut menjelang pemakaman Paus Fransiskus yang akan digelar di Basilika Santa Maria Maggiore pada Sabtu (26/7/2025), pemerintah Italia mulai menggelar operasi keamanan besar-besaran.
Menerjunkan polisi dan pasukan berkuda di pusat kota Roma hingga seluruh penjuru Vatikan.
Tak terkecuali tempat persemayaman di mana umat Katolik dan masyarakat umum dapat memberikan penghormatan terakhir mereka.
Bahkan petugas kepolisian dan para staf Vatikan turut melakukan pemeriksaan keamanan yang telah ditingkatkan.
Serta memasang sistem pertahanan anti-drone dan teknologi pemblokiran sinyal untuk mencegah ancaman dari udara dan perangkat komunikasi yang tidak sah, sebagaimana dikutip dari The Guardian.
Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan dan kelancaran prosesi pemakaman Paus Fransiskus.
Sehingga acara dapat berjalan dengan aman dan khidmat, menghormati warisan dan kontribusinya sebagai pemimpin umat Katolik dunia.
Mengingat perkiraan jumlah pelayat yang sangat besar dan kehadiran delegasi internasional penting.
Baca juga: Bunda Literasi Jateng Ning Nawal di Undip: Perempuan Tak Cukup Hanya Ilmu
Proses Pemakaman Paus Fransiskus
Selama di Basilika Santo Petrus jenazah Paus Fransiskus dibaringkan dalam peti terbuka mengenakan jubah kebesarannya, memegang rosario, dengan Garda Swiss berdiri di sampingnya
Setelah sebelumnya jenazah dibawa dari kapel kediaman Vatikan tempat tinggalnya ke Gereja Santo Petrus, dengan memasuki pintu tengah, dalam prosesi akbar yang dimulai pukul 9 pagi, diiringi oleh para kardinal dan nyanyian Latin.
Selanjutnya pada Jumat, 25 April 2025, Umat dan para pemimpin Gereja berkumpul dalam misa khusus untuk mendoakan jiwa Paus Fransiskus.
Adapun doa untuk Paus Fransiskus akan dipimpin oleh para Kardinal senior di Basilika.
Setelah misa, jenazah akan dibawa untuk dimakamkan di Basilika Santa Maria Maggiore, Roma.
| Bunda Literasi Jateng Ning Nawal di Undip: Perempuan Tak Cukup Hanya Ilmu |
|
|---|
| Forum Purnawirawan Usulkan Copot Gibran dari Jabatan Wapres, Mungkinkah? |
|
|---|
| Klasemen Akhir Liga 4 Nasional: 4 Tim asal Jateng Kompak Juara Grup |
|
|---|
| Detik-detik Ban Truk Kontainer di Banyumanik Semarang Tiba-tiba Selip,Tabrak Median Jalan dan Pohon |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/mis-paus-wafat.jpg)