Berita Blora

Perang Nasi Mewarnai Tradisi Sedekah Bumi Warga Boleran Blora, Bentuk Syukur atas Hasil Panen Padi

Warga Blora, Jawa Tengah, punya cara unik mengungkapkan rasa syukur atas hasil panen yang diterima yakni lewat perang nasi saat sedekah bumi.

Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/IQBAL SHUKRI
PERANG NASI - Sejumlah remaja saling lempar nasi dalam tradisi perang nasi sedekah bumi warga Dukuh Boleran, Desa Jiken, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Minggu (13/4/2025). Tradisi tersebut digelar setelah panen padi di awal tahun sebagai ucapan syukur atas panen yang diterima. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Warga Blora, Jawa Tengah, punya cara unik mengungkapkan rasa syukur atas hasil panen yang diterima.

Satu di antaranya, lewat perang nasi yang merupakan rangkaian sedekah bumi.

Nasi tersebut merupakan tumpeng atau gunungan yang sebelumnya diarak keliling desa.

Tradisi ini masih lestari di lingkungan warga Dukuh Boleran, Desa Jiken, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, dan digelar Minggu (13/4/2025).

Baca juga: Ade Farhan Jadi Jemaah Calon Haji Termuda dari Blora, Mendaftar Haji saat Umur 8 Tahun

Hari itu, warga mengarak empat gunungan tumpeng keliling desa, diiringi kesenian khas Kabupaten Blora, barongan. 

Setelah didoakan sesepuh desa, remaja dan pemuda yang turut serta dalam acara langsung berebut tumpeng dan menggunakannya sebagai senjata saling lempar.

Menariknya seusai melakukan perang nasi, tidak ada rasa dendam diantara peserta.

Tampak raut wajah bahagia terpancar dari peserta perang nasi maupun warga yang menyaksikan.

Ketua RW 10 Dukuh Boleran, Desa Jiken, Bambang mengatakan, tradisi sedekah bumi dengan saling melempar nasi merupakan tradisi sejak dulu.

"Jadi, anak muda desa ingin tetap melestarikan tradisi yang telah berjalan dari dulu," terangnya.

Bamban menjelaskan, prosesi sedekah bumi digelar seusai panen padi di awal tahun.

"Ya, ada gunungan hasil panen yang diarak mengelilingi desa sebagai bentuk kepedulian masyarakat atas hasil panen yang melimpah," tuturnya.

Baca juga: Dilaporkan Tenggelam, 2 Bocah di Blora Ditemukan Tewas di Dasar Saluran Irigasi

Sementara itu, salah seorang warga, Anisa, merasa senang tradisi yang berlangsung sejak dulu itu berjalan sampai sekarang.

"Ya ini acara sedekah bumi, diwarnai dengan saling lempar nasi. Bukannya mubazir ya, tetapi memang tradisinya di sini seperti itu," paparnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved