Senin, 20 April 2026

Angkutan Lebaran 2025

KAI Daop 4 Semarang Selamatkan Barang Tertinggal Penumpang Senilai Rp 19 Juta

sepanjang 17 hari masa angkutan Lebaran, pihaknya telah berhasil mengamankan 27 barang temuan

Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: Rustam Aji
Dok. Humas KAI Daop 4 Semarang
KEMBALIKAN BARANG- Barang-barang milik penumpang yang tertinggal di kereta api, berhasil diamankan oleh PT KAI, dan dikembalikan kepada pemiliknya.   

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Selama masa Angkutan Lebaran 2025, yang berlangsung sejak Jumat, 21 Maret 2025 hingga Minggu, 6 April 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang sukses mengamankan barang-barang tertinggal milik pelanggan kereta api senilai total Rp19.500.000.

Menurut Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, sepanjang 17 hari masa angkutan Lebaran, pihaknya telah berhasil mengamankan 27 barang temuan yang langsung dimasukkan ke dalam sistem database Lost and Found KAI. 

“Barang-barang yang tertinggal terdiri dari berbagai jenis item berharga seperti tas beserta isinya, barang elektronik, dompet, jaket, dokumen penting, hingga helm. Sebagian besar sudah berhasil kami kembalikan kepada pemiliknya,” ujar Franoto, Minggu (6/4/2025).

Baca juga: Merasa Seperti di Rumah Sendiri, Rusmiati Ketagihan Mudik Menggunakan KRI Banjarmasin 592

Menurutnya, sistem Lost and Found milik KAI menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap keamanan dan kenyamanan pelanggan. 

Karena, penumpang yang merasa kehilangan barang dapat langsung melaporkannya kepada petugas di stasiun maupun melalui Contact Center KAI 121, agar dapat segera ditindaklanjuti.

Sementara itu, untuk mencegah terjadinya kehilangan barang, petugas announcer secara rutin memberikan imbauan kepada penumpang agar selalu memperhatikan barang bawaannya, baik saat berada di stasiun maupun di atas kereta.

“Meski barang bawaan adalah tanggung jawab pribadi masing-masing pelanggan, namun sebagai bentuk pelayanan prima, KAI tetap berkomitmen untuk membantu mengamankan dan mengembalikan barang-barang yang tertinggal,” tambahnya.

Komitmen KAI terhadap layanan Lost and Found merupakan bagian dari visi perusahaan dalam membangun ekosistem transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan. 

Baca juga: Pantai Kemiren Cilacap Jadi Favorit Ribuan Wisatawan di Momen Libur Lebaran

Pelayanan pelanggan terus ditingkatkan, seiring dengan inovasi layanan yang responsif dan humanis.

“Kami ingin masyarakat semakin yakin memilih kereta api sebagai moda transportasi massal yang tidak hanya efisien dan ramah lingkungan, tapi juga mengedepankan keamanan dan kenyamanan dalam setiap perjalanannya,” papar Franoto.(Iqs)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved