Berita Kendal
Pengendara Keluhkan Ceceran Tanah Urug di Jalan Lingkar Kaliwungu Kendal, Picu 6 Kecelakaan
Pengendara mengeluhkan ceceran tanah urug di jalan perbatasan Semarang-Kendal dan Jalan Lingkar Kaliwungu Kendal. Picu enam kecelakaan dalam sebulan.
Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: rika irawati
Ringkasan Berita:
- Pengendara mengeluhkan kondisi Jalan Lingkar Pantura Kaliwungu yang kotor dan licin akibat ceceran tanah galian C.
- Satlantas Polres Kendal mencatat enam kecelakaan terjadi dalam sebulan terakhir akibat jalan licin di area proyek.
- Satgas MBLB Kendal berjanji akan menertibkan truk galian C dan mengevaluasi kinerja pengawasan yang dinilai belum optimal.
TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Pengendara mengeluhkan kondisi Jalan Lingkar Pantura Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, yang kerap kotor oleh tanah urug galian C.
Saat panas tiba, tanah urug yang tercecer dari truk proyek ini memicu debu sehingga mengganggu pandangan pengendara.
Sementara, saat hujan turun, tanah urug membuat jalanan licin dan memicu kecelakaan lalu lintas.
Tak hanya di jalan lingkar, kondisi serupa juga ditemui di Jalan Pantura batas kota Semarang-Kendal.
"Di batas kota itu juga jalannya malah banyak ceceran tanah yang sudah kering dan berdebu."
"Saya kemudian memilih lewat jalur lingkar, ternyata di sana juga berdebu," keluh Riskon, seorang pemotor, Minggu (7/6/2026).
Baca juga: Belum 24 Jam Disegel, Tambang Galian C Sepetek Kendal Beroperasi Lagi. Polisi Lakukan Pengadangan
Riskon menuturkan, dirinya lebih berhati-hati saat berkendara meski berada di jalur cepat.
"Banyak truk-truk besar, terutama dump truk muatan tanah."
"Harus sabar, tidak bisa langsung menyalip," sambungnya.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Kendal Ipda M Heru Ardiantoro mencatat, sekitar 6 kecelakaan terjadi di jalur Lingkar Kaliwungu akibat aktivitas pengurukan lahan yang membuat jalan menjadi licin.
"Dalam sebulan terakhir, di bulan kemarin, sedikitnya ada 6 kejadian kecelakaan karena jalan licin itu," ungkapnya.
Dia mengatakan, petugas Satlantas Polres Kendal telah melakukan pengecekan kondisi jalan sekaligus mengukur area terdampak ceceran tanah dari aktivitas pengurukan.
Pihaknya juga sudah memberikan teguran kepada pemilik proyek untuk membenahi aturan kerja agar tak merugikan penggguna jalan.
Dari hasil pengecekan, proyek tersebut diketahui belum mengantongi izin analisis dampak lalu lintas (Andalalin).
| Jalan Kaliwungu-Boja Kendal Ambles 2,5 Meter, Diduga Dipicu Lalu Lalang Truk Muatan Berat |
|
|---|
| Belum 24 Jam Disegel, Tambang Galian C Sepetek Kendal Beroperasi Lagi. Polisi Lakukan Pengadangan |
|
|---|
| Cabuli Keponakan yang Masih SD, Warga Brangsong Kendal Diringkus Polisi. Terancam 15 Tahun Penjara |
|
|---|
| Terekam CCTV, 3 Maling Curi 2 Sepeda di Teras Rumah Kepala DPP Kendal. Datang Kendarai Mobil Putih |
|
|---|
| Berada di Lereng Gunung Prau, Dinkop UKM Jateng Dorong Koperasi 'Di Atas Awan' Kendal Jadi Destinasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260607-tanah-urug-galian-c-mengotori-jalan-kaliwungu-kendal.jpg)