Rabu, 20 Mei 2026

Mudik Lebaran 2025

Lepas Kangen, Warga dari Luar Kota Antusias Kunjungi Tempat Kuliner Khas di Semarang

Evi yang pulang ke Semarang untuk mengunjungi ibunya tersebut juga memanfaatkan waktu mudik untuk berburu kuliner legendaris di kota lumpia.

Tayang:
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: Rustam Aji
Tribun Jateng/Idayatul Rohmah
RAMAI PENGUNJUNG - Suasana lapak es marem di jalan KH Wahid Hasyim, Kranggan, Semarang, Selasa (1/4/2025) malam. Momen Lebaran Idulfitri dimanfaatkan pemudik untuk mengunjungi tempat kuliner legendaris. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Mudik Lebaran Idulfitri sering kali menjadi momen yang ditunggu-tunggu untuk melepas rindu, termasuk terhadap kuliner. 

Hal itu pula yang dilakukan sejumlah warga Kota Semarang yang merantau ke luar daerah.

Mereka memanfaatkan waktu untuk mengunjungi sejumlah tempat kuliner khas semarang.

Misalnya  Evi (48), warga Semarang yang kini tinggal di Yogyakarta.

Evi yang pulang ke Semarang untuk mengunjungi ibunya tersebut juga memanfaatkan waktu mudik untuk berburu kuliner legendaris di kota lumpia.

"Ini mudik karena kangen ibu dan kangen kulinernya. Semarang kulinernya luar biasa enak-enak gitu lho. Jadi kangen ingin balik terus karena jajanannya yang enak-enak walaupun agak mahal," ungkap Evi di sela membeli es marem di jalan KH Wahid Hasyim, Kranggan, Selasa (1/4/2025) malam.

Di antara berbagai makanan yang dikangeninya, Evi menyebut nasi goreng babat, tahu gimbal, dan es marem menjadi hidangan favorit.

Baca juga: Hujan Disertai Angin Tumbangkan Pohon hingga Timpa Yaris di Karanganyar

Menurutnya, cita rasa kuliner tersebut sulit ditemui di daerah lain.

 "Ngangenin, rasanya campur-campur, yang di daerah lain tidak ada," ungkapnya.

Tak hanya pemudik, berburu kuliner khas di momen lebaran ini juga dilakukan warga lokal dan perantau.

Abdul Aziz (55) bersama istrinya, Laila (55) yang merupakan warga Semarang tampak menikmati es marem di lokasi.

Ia mengatakan, es marem menjadi kuliner es favoritnya sejak masih muda.

"Saya suka ke sini sudah lama, dari masih muda usia 15 tahun," kata Aziz.

Aziz yang tengah menikmati es marem kombinasi jeruk tersebut mengatakan, dirinya suka es legendaris ini karena rasa yang manis segar.

"Rasanya enak. Ada khas jeruknya, segar. Segi harganya terjangkau," ungkapnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved