Minggu, 19 April 2026

Bisnis dan Keuangan

Kala Demam QRIS Melanda PKL Purwokerto, Bayar Cilok Rp 3000 Pakai Scan Barcode

Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dulu sempat menjadi barang mewah yang hanya dijumpai di tempat-tempat elit, misal di toko modern

Penulis: khoirul muzaki | Editor: Rustam Aji
TRIBUNBANYUMAS.COM/KHOIRUL MUZAKI
SCAN QRIS - Pedagang es teler Rp 5000 melayani pembeli yang sedang memindai kode QR untuk pembayaran digital lewat android, di Desa Dukuhwaluh, Kembaran, Banyumas, Kamis (27/3/2025). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Transaksi digital sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern. 

Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dulu sempat menjadi barang mewah yang hanya dijumpai di tempat-tempat elit, misal di toko modern atau restoran. 

Kini model transaksi digital itu semakin populer.

Pedagang Kaki Lima (PKL) pun kini sudah mulai marak menggunakan QRIS untuk melayani pembeli. 

Di pinggir jalan Dukuhwaluh, Kembaran, Banyumas, Amir Abdillah, seorang penjual cilok memarkir sepeda motornya yang sudah ia modifikasi menggunakan gerobak.

Sebagaimana PKL lainnya, Amir tak punya lapak khusus atau kios untuk berjualan. 

Dimana ada tempat ramai dan sedikit ruang untuk memarkir kendaraan, di situ ia mangkal. 

Sesekali ia membuka penutup panci yang di dalamnya masih penuh dagangan. Amir baru saja dasaran. 

Uap panas yang sempat terperangkap langsung keluar. 

QRIS-OKKE
LAYANI PELANGGAN- Amir Abdillah melayani pelanggan yang membeli ciloknya di Desa Dukuhwaluh Kecamatan Kembaran, Banyumas, Kamis (27/3/2025). Pedagang ini menggunakan QRIS untuk transaksi digital. 

Aroma makanan dengan bumbu gurih ikut menyeruak. Ia menatap penuh harap kepada setiap pejalan yang lalu lalang. 

Satu persatu pelanggannya mulai datang. Amir langsung cekatan meladeni mereka. 

"Saya puasa tetap buka, jualan sore," katanya, Kamis (27/3/2025). 

Yang menarik perhatian dari PKL itu bukan pada menunya yang biasa. Tapi dari cara dia melayani pelanggan yang berbeda. 

Sebuah papan akrilik memuat QRIS tertancap di sela gerobaknya. 

Iya, layanan QRIS di lapaknya ini jadi pembeda dia dengan pedagang lainnya. 

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved