Jumat, 24 April 2026

ART Banyumas Dihajar Majikan

ART Banyumas Diduga Dianiaya Majikan, Keluarga Sempat Dimintai Tebusan Rp5 Juta

Keluarga ART Banyumas yang babak belur dianiaya majikan mengaku diminta uang tebusan Rp5 juta.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
Tangkap Layar Video Instagram @ahmadsahroni88
BABAK BELUR - Perempuan warga Desa Tanggeran, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, babak belur diduga dihajar majikan saat bekerja sebagai asisten rumah tanggi di sebuah keluarga di Pulogadung, Jakarta Timur. Kasus ini terungkap setelah diunggah akun Instagram @ahmadsahroni88. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Keluarga S (25), asisten rumah tangga (ART) asal Banyumas yang diduga korban penganiayaan majikan di Jakarta, mengaku diminta uang Rp5 juta untuk menebus S yang ingin pulang ke rumah.

Warga Desa Tanggeran RT 03 RW 03, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, itu dipulangkan dalam kondisi babak belur, Kamis (20/3/2025).

Kepala Desa Tanggeran, Rawan mengatakan, S bekerja di salah satu keluarga di Jakarta Timur sejak November 2024.

Sepekan setelah bekerja, S tidak bisa dihubungi keluarga. 

Baca juga: ART Banyumas Diduga Dianiaya Majikan di Jakarta: Baru 2 Bulan Kerja, Pulang Naik Ojek

Hingga, Selasa (18/3/2025), pihak keluarga mendapatkan kabar, kalau S harus menebus uang Rp5 juta karena ingin pulang.

Selanjutnya, keluarga S melaporkan kepada kepala desa dan diteruskan ke Polsek Somagede.

Rawan menjelaskan, Jumat (21/3/2025) dini hari, S pulang ke rumah dalam keadaan wajah lebam.

Dia juga mengalami luka di sejumlah badan.

Kondisi ini pun langsung dilaporkan ke Polsek Somagede dan diteruskan ke Polresta Banyumas.

Hingga akhirnya, Jumat (21/3/2025) pagi, S dirawat di RSUD Banyumas.

Terkatung-katung di Terminal

Berdasarkan keterangan korban, S mengaku sering dipukul majikannya, baik istri atau suami, karena dianggap kerja tidak benar, seperti mengepel dan lainnya.

"Pada saat pulang, yang dimungkinkan, Kamis pagi S dibelikan tiket bus Jakarta-Purwokerto."

"Namun, tidak diberikan uang sehingga sempat terkatung- katung di terminal Bulupitu Purwokerto," cerita Rawan, Jumat.

Baca juga: ART Asal Banyumas Babak Belur Diduga Dianiaya Majikan di Jakarta, Polisi Turun Tangan

Hingga akhirnya, ada tukang ojek yang merasa kasihan dan mengantarkan S ke rumahnya di Tanggeran. 

Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Andryansyah Rithas Hasibuan mengatakan, masih mendalami kasus ini.

"Kami telah mengecek ke rumahnya, betul ada informasi itu. 

Kami baru melakukan klarifikasi awal kepada korban," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved