PSIS Semarang
Sinyal Kecemasan Gilbert Agius, PSIS Mendekati Zona Degradasi
Krisis PSIS Semarang berlanjut seusai kalah dari Persija Jakarta dalam lanjutan Liga 1 musim 2024-2025.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: mamdukh adi priyanto
Gilbert mengatakan, ia juga terus memantau hasil pertandingan tim-tim pesaing di papan bawah.
Di sisi lain, Gilbert juga berharap saat menghadapi Persebaya timnya mampu meraih kemenangan, atau minimal membawa pulang satu poin.
Kemudian setelah laga melawan Persebaya, PSIS akan menantang Madura United.
Ia menegaskan laga lawan Madura United timnya wajib menang.
"Persaingan sangat ketat di papan bawah, PSS kemarin menang, Persis Solo berhasil imbang," tambahnya.
Gilbert mengatakan, ia optimis timnya masih mampu bangkit di sisa laga Liga 1 musim ini.
Melihat permainan tim pada dua laga terakhir, meski dengan komposisi pemain muda, PSIS bermain bagus.
Bahkan banyak peluang yang harusnya menjadi gol.
"Saat melawan Arema FC kita main bagus dan menahan imbang mereka."
"Lalu melawan Persija, kami dapat peluang bagus baik di babak pertama dan babak kedua."
"Jadi meski kalah, kami sebetulnya tidak pantas menerima kekalahan itu," ungkapnya. (*)
Baca juga: Kecewanya Gilbert Agius Usai PSIS Gagal Bawa Pulang Poin karena Dikalahkan Persija Jakarta
| Hari Nur Yulianto Pulang Kandang. PSIS Semarang Umumkan Pemain Pertama Hadapi Championship 2026/2027 |
|
|---|
| PSIS Semarang Dikabarkan Ikat Kontrak Rafinha Hingga Rafael Bustos, COO Fariz Julinar Beri Bocoran |
|
|---|
| Gerak Cepat Manajemen PSIS Selesaikan Sanksi FIFA, Persiapan Tim Hadapi Kompetisi Terus Jalan |
|
|---|
| Tunggakan Gaji Pemain Kembali Melanda PSIS Semarang, Berbuntut Sanksi FIFA |
|
|---|
| PSIS Semarang Dijatuhi Sanksi FIFA Tak Boleh Daftarkan Pemain hingga 3 Periode Transfer |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/pemain-psis-sandi-ferizal-dibayangi-pemain-persija-jakarta.jpg)