Berita Blora
Suami dan Anak Tewas Diracun, Warga Blora Curigai Adik Ipar sebagai Pelaku Gara-gara Pesan WA
Maspupah mencurigai adik ipar sebagai pelaku yang tega meracuni suami dan anak bungsunya karena sempat diancam.
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Maspupah curiga, kematian suami dan anaknya, Muslikin (45) dan S (9), warga Dukuh Wangil, Desa Sambonganyar, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, merupakan ulah MK.
Pasalnya, Maspupah mengaku sempat diancam adik iparnya tersebut.
Muslikin dan S meninggal dunia setelah minum air dari botol air mineral yang ternyata bercampur apotas dan racun tikus.
Maspupah mengatakan, hubungannya dengan MK tak harmonis lantaran persoalan kayu jati.
Baca juga: Pembunuhan Ayah dan Anak di Blora Terencana, Pelaku Beli Racun Tikus sebelum ke Rumah Korban
Dia menceritakan, dirinya pernah cekcok dengan MK yang merupakan istri adik Maspupah.
"Permasalahan di awal itu, ibu saya (mertua MK) kan punya jati, jatinya yang besar itu dulunya dijual ke adik ipar saya, tersangka itu."
"Jati yang dijual kan yang besar-besar, bukan yang kecil-kecil."
"Tapi, jati yang dulu kecil sekarang juga sudah besar, terus disumbangin ke Musala."
"Lha dia (tersangka MK) nggak terima, katanya sudah dibeli semua. Tapi, ibu saya jualnya yang besar doang, bukan yang kecil," kata Maspupah, Senin (3/3/2025).
Akibat permasalahan itu, MK cekcok dengan ibu mertua yang merupakan ibu Maspupah.
"Ibu saya cekcok sama si pelaku itu, saya kan nggak terima, akhirnya ya ikut terlibat cekcok," terangnya.
Ancaman via WA
Bermula dari permasalahan itu, Maspupah mengaku sempat menerima pesan bernada ancaman dari MK.
"Pernah di WA, pokoknya ada yang mati salah satu. (Ancaman) itu sudah lama," kata Maspupah menirukan isi pesan yang dikirim MK.
Maspupah pun tak menyangka, suami dan anak bungsunya yang menjadi korban.
Muslikin dan S tewas setelah meminum air beracaun, Jumat, 21 Februari 2025 lalu.
Baca juga: Dendam Soal Warisan Bikin MK Tega Meracuni Kakak Ipar dan Keponakan di Blora, Kabur ke Samarinda
| Diancam Pakai Celurit, Pemuda di Cepu Dianiaya 10 Orang Tak Dikenal: Barang Berharga Dirampas |
|
|---|
| Mahram yang Didampingi Meninggal, Jemaah Blora Batal Berangkat Haji 2026. Harus Antre Lagi |
|
|---|
| Kakek 70 Tahun Jatuh ke Sumur Sedalam 5 Meter, Dievakuasi dalam Kondisi Tewas |
|
|---|
| Geger Isu 8 Motor Hilang di Konser Dangdut Blora, Polisi: Hanya 1 Laporan Resmi Masuk |
|
|---|
| Tabrakan Vario Vs Beat di Desa Pelem Blora, Tiga Orang Dilarikan ke Rumah Sakit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/maspupah-warga-blora-kehialngan-suami-dan-anak-karena-diracun-adik-ipar.jpg)