Rabu, 6 Mei 2026

Berita Blora

Suami dan Anak Tewas Diracun, Warga Blora Curigai Adik Ipar sebagai Pelaku Gara-gara Pesan WA

Maspupah mencurigai adik ipar sebagai pelaku yang tega meracuni suami dan anak bungsunya karena sempat diancam.

Tayang:
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/IQBAL SHUKRI
BERDUKA - Maspupah (kanan) saat ditemui wartawan di rumah duka di Dukuh Wangil, Desa Sambonganyar, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Senin (3/3/2025). Maspupah kehilangan suami, Muslikin, dan anak bungsunya, S, karena diracun adik ipar MK. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Maspupah curiga, kematian suami dan anaknya, Muslikin (45) dan S (9), warga Dukuh Wangil, Desa Sambonganyar, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, merupakan ulah MK.

Pasalnya, Maspupah mengaku sempat diancam adik iparnya tersebut.

Muslikin dan S meninggal dunia setelah minum air dari botol air mineral yang ternyata bercampur apotas dan racun tikus.

Maspupah mengatakan, hubungannya dengan MK tak harmonis lantaran persoalan kayu jati.

Baca juga: Pembunuhan Ayah dan Anak di Blora Terencana, Pelaku Beli Racun Tikus sebelum ke Rumah Korban

Dia menceritakan, dirinya pernah cekcok dengan MK yang merupakan istri adik Maspupah.

"Permasalahan di awal itu, ibu saya (mertua MK) kan punya jati, jatinya yang besar itu dulunya dijual ke adik ipar saya, tersangka itu."

"Jati yang dijual kan yang besar-besar, bukan yang kecil-kecil."

"Tapi, jati yang dulu kecil sekarang juga sudah besar, terus disumbangin ke Musala."

"Lha dia (tersangka MK) nggak terima, katanya sudah dibeli semua. Tapi, ibu saya jualnya yang besar doang, bukan yang kecil," kata Maspupah, Senin (3/3/2025).

Akibat permasalahan itu, MK cekcok dengan ibu mertua yang merupakan ibu Maspupah.

"Ibu saya cekcok sama si pelaku itu, saya kan nggak terima, akhirnya ya ikut terlibat cekcok," terangnya.

Ancaman via WA

Bermula dari permasalahan itu, Maspupah mengaku sempat menerima pesan bernada ancaman dari MK.

"Pernah di WA, pokoknya ada yang mati salah satu. (Ancaman) itu sudah lama," kata Maspupah menirukan isi pesan yang dikirim MK.

Maspupah pun tak menyangka, suami dan anak bungsunya yang menjadi korban.

Muslikin dan S tewas setelah meminum air beracaun, Jumat, 21 Februari 2025 lalu. 

Baca juga: Dendam Soal Warisan Bikin MK Tega Meracuni Kakak Ipar dan Keponakan di Blora, Kabur ke Samarinda

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved