Berita Jateng
Aksi Model Bagi Takjil di Ungaran Bikin Pengendara Gagal Fokus
Para model peraga busana tampak berjalan anggun melewati zebra cross di jalur menuju arah Kota Semarang, depan Timlo Solo.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Terdapat pemandangan tak biasa ketika melintasi Jalan Diponegoro (Jalur Solo-Semarang), Genuk, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang saat waktu ngabuburit pada Senin (3/3/2025) sore.
Para model peraga busana tampak berjalan anggun melewati zebra cross di jalur menuju arah Kota Semarang, depan Timlo Solo.
Mereka tampil dengan berbagai macam pakaian di depan para pengguna jalan yang berhenti saat lampu menyala merah.
Selain model peraga busana, terlihat juga para penari yang menampilkan tarian-tarian kesenian.
Tak hanya itu, mereka juga membagikan paket-paket takjil atau hidangan untuk berbuka puasa kepada para pengemudi mobil, truk, maupun pengendara motor.
Terlihat juga para personel Polres Semarang yang turut membagikan takjil, mengatur lalu lintas, serta menyampaikan edukasi tata tertib berlalu lintas.
Peragaan busana dan bagi-bagi takjil tersebut merupakan kolaborasi antara Exist Modelling, Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Polres Semarang, serta Rasika USA.
Baca juga: Di Tegal Ada, Alfamart Buka Warteg Gratis Selama Ramadan di 36 Titik di Indonesia
CEO Exist Modelling, Bayu Ramli mengatakan bahwa pihaknya menampilkan para pelaku kesenian dengan berbagai macam busana.
“Kami mengangkat tema casual, saya bikin pakai baju kotak-kotak.
Berkotak-kotak ria dengan aneka warna,” kata Bayu kepada Tribunjateng.com.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Wiwin Sulistyowati juga tampak turut ke jalan membagikan paket-paket buka puasa kepada para pemotor di jalan tersebut.
Menurut dia, pertunjukan busana itu bisa mengangkat sektor ekonomi kreatif di wilayah Bumi Serasi.
“Artinya pada bulan Ramadan, ada kegiatan positif yang bisa dilakukan,” ungkap Wiwin.
Sementara itu, Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy yang juga turut berbagi takjil menambahkan bahwa para personelnya juga berperan dalam menyampaikan tata tertib berlalu lintas.
“Kalau ada (pemotor) yang tidak pakai helm, kami tegur lain kali supaya menggunakan helm,” kata AKBP Ratna.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Model-bagi-takjil.jpg)