Polemik Band Sukatani
Beri Kabar Kondisi Terkini, Band Punk Sukatani: Kami dalam Kondisi Lebih Baik dan Lebih Aman
Personel band punk Sukatani mengungkap kondisi mereka di tengah kontroversi lagu Bayar Bayar Bayar lewat unggahan di Instagram, Sabtu (22/2/2025).
TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Personel band punk Sukatani mengungkap kondisi mereka di tengah kontroversi lagu Bayar Bayar Bayar lewat unggahan di Instagram, Sabtu (22/2/2025).
Ini merupakan pernyataan mereka yang pertama setelah mengeluarkan permintaan maaf kepada institusi Polri dan menarik lagu Bayar Bayar Bayar.
Dalam unggahan di Instagram Story yang dikutip Minggu (23/2/2025), band punk asal Purbalingga, Jawa Tengah, itu mengucapkan terima kasih atas dukungan dan solidaritas dari berbagai pihak yang mereka terima dalam beberapa hari terakhir.
"Hallo teman-teman. Kami dari Sukatani mengucapkan banyak-banyak terima kasih atas dukungan dan doa yang diberikan oleh semua pihak selama beberapa hari ini," tulis Sukatani.
Baca juga: Vokalis Sukatani Dipecat sebagai Guru, Bupati Purbalingga: Kami Terima dengan Tangan Terbuka!
Band tersebut juga memastikan bahwa mereka dalam kondisi baik dan berada di tempat yang lebih aman.
"Kami juga ingin mengabarkan bahwa kondisi kami sudah membaik dan berada pada ruang yang lebih aman," lanjut pernyataan mereka.
Cabut Kuasa Hukum
Dalam unggahan itu, Sukatani juga mengumumkan mencabut kuasa yang diberikan kepada Tomi Gumilang, yang sebelumnya menjadi kuasa hukum mereka.
"Kami ingin menginformasikan bahwa kami juga sudah mencabut kuasa dari Tomi Gumilang (Sitomgum Law Firm). Love you all," tulis mereka.
Dugaan Intervensi
Sebelumnya, band punk Sukatani membuat heboh setelah mengeluarkan permintaan maaf kepada Polri dan menarik lagu Bayar Bayar Bayar dari berbagai platform digital.
Baca juga: Viral Band Sukatani Purbalingga Minta Maaf ke Kapolri dan Tarik Lagu Bayar Bayar Bayar
Sejumlah pihak menduga, Sukatani mengalami intervensi lantaran lagu yang dirilis 2023 itu mengkritik oknum polisi yang melanggar aturan.
Polda Jawa Tengah membenarkan mereka menginterogasi Sukatani, saat dua personel band tersebut pulang manggung dari Bali.
Mereka dimintai keterangan di Banyuwangi, pekan lalu.
Namun, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto membantah adanya intervensi hingga meminta band tersebut membuat video permintaan maaf. (Tribunnews.com/M Alivio Mubarak Junior)
Artikel ini sudah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Pernyataan Perdana Band Sukatani Usai Ramai Dugaan Intervensi, Kabarkan Cabut Kuasa Hukum".
| Komnas HAM Belum Bisa Bertemu Novi Sukatani, Minta Bantuan Bupati Purbalingga |
|
|---|
| Band Punk Sukatani Tegas Tolak Tawaran Jadi Duta Polri, Mengaku Diintimidasi Polisi Sejak Juni 2024 |
|
|---|
| Ahmad Dhani Tawari Novi Vokalis Band Sukatani Jadi Staf Ahlinya di DPR RI |
|
|---|
| Ikut Pantau Masalah Sukatani, Mendikdasmen Pastikan Soal Pemecatan Novi Sudah Ada Jalan Keluar |
|
|---|
| Status Dapodik Vokalis Sukatani Aktif Lagi setelah Ombudsman Selidiki Dugaan Malaadministrasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/band-punk-sukatani-beri-kabar-kondisi-mereka-sabtu-2222025.jpg)