Banjir Kendal
Waspada Bencana! Hujan Disertai Angin Berpotensi Terjadi di Kendal Hingga Malam
BMKG meminta warga Kendal tetap waspada terhadap potensi bencana lantaran hujan disertai angin diprakirakan terjadi hingga malam ini.
Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta warga Kendal, Jawa Tengah, tetap waspada akan potensi bencana lantaran hujan dan angin diprakirakan berlanjut hingga Kamis (6/2/2025) malam.
Saat ini, akibat hujan yang mengguyur sejak Rabu (5/2/2025) malam, sejumlah wilayah di Kendal terendam banjir.
Bahkan, hingga pukul 13.20 WIB, hujan intensitas sedang hingga tinggi, disertai angin, masih berlangsung.
Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Giyarto memprediksi, hujan akan terus mengguyur wilayah Kendal hingga awal malam.
"Diprakirakan, (hujan) masih akan berlanjut sampai sore, sampai awal malam hari," kata Giyarto saat dihubungi, Kamis.
Baca juga: Banjir Sempat Masuk Kamar Pasien RSUD Soewondo Kendal, Layanan Dipastikan Sudah Normal Lagi
Ia menerangkan, hujan yang turun di Kendal terjadi di beberapa kecamatan, di antaranya Plantungan, Pageruyung, Sukorejo, Kaliwungu, Brangsong, Weleri, Cepiring, Patebon, Kendal, Rowosari, dan Kangkung.
"Untuk wilayah Kendal, saat ini, hujan masih cukup deras di beberapa wilayah," sambungnya.
Hujan Berpotensi Meluas
Ditambahkannya, hujan diprediksi meluas ke beberapa kecamatan lain pada sore hingga awal malam nanti.
"Berpotensi meluas ke wilayah kecamatan Patean, Singorojo, Limbangan, Boja, Pegandon, Gemuh, Ringinarum, Ngampel, dan Kaliwungu Selatan," paparnya.
Imbas hujan tersebut, 13 lokasi di Kendal terendam banjir dengan ketinggian bervariasi.
Selain hujan deras, banjir disebabkan luapan beberapa sungai besar di Kendal, di antaranya sungai Waridin Brangsong, sungai Kendal, Kali Blorong, Kali Wedus, dan Kali Jaran.
Sekretaris BPBD Kendal Ahmad Huda Kurniawansah mengatakan, banjir cukup parah terjadi di Dusun Tabak Segedong, Desa Kertomulyo, Kecamatan Brangsong, dengan ketinggian air sekitar 40-60 sentimeter.
Baca juga: Diguyur Hujan Semalaman, Kendal Kembali Terendam Banjir Mulai Jalan Pantura Hingga RSUD
Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu lantaran beberapa jalan utama, termasuk Jalan Pantura Kendal, tidak dapat dilewati akibat tingginya genangan air.
"Ini akibat luapan beberapa sungai yang ada di Kendal karena tak mampu menampung curah hujan yang tinggi," katanya, Kamis.
Selain jalan utama dan permukiman, banjir juga sempat menggenangi rumah sakit.
Kasi Kedaruratan dan Penanggulangan Bencana BPBD Kendal, Iwan Sulistyo mengatakan, pihaknya telah bersiaga seandainya banjir berpotensi meluas.
"Kami tetap siaga personel untuk membantu warga terdampak. Kami minta warga tetap waspada," paparnya. (*)
| Banjir Kendal di Kaliwungu Jebol Rumah Hingga Bikin Warga Terluka, Kali Waridin Meluap |
|
|---|
| Banjir Sempat Masuk Kamar Pasien RSUD Soewondo Kendal, Layanan Dipastikan Sudah Normal Lagi |
|
|---|
| Diguyur Hujan Semalaman, Kendal Kembali Terendam Banjir Mulai Jalan Pantura Hingga RSUD |
|
|---|
| Banjir 2 Meter di SMPN 2 Patebon Kendal Surut, Tinggalkan Lumpur dan Alat Elektronik Rusak |
|
|---|
| Jalan Pantura Kendal Terendam Banjir, Mobil dan Truk Diarahkan Lewat Tol Weleri untuk Cegah Macet |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/pemotor-menerobos-banjir-kendal-di-kertomulyo-kamis-622025.jpg)