Cegah Stunting, Alfamidi Bagikan 1.200 Telur untuk Balita
Sebanyak 1.200 butir telur dibagikan kepada anak-anak balita di Brangkal, Gemolong, Kabupaten Sragen, belum lama ini.
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: Rustam Aji
TRIBUNBANYUMAS.COM, SRAGEN- PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) Cabang Boyolali menggulirkan program yang bertujuan menurunkan angka stunting di Indonesia serta meningkatkan kesehatan gizi balita, yakni dengan membagikan telur.
Sebanyak 1.200 butir telur dibagikan kepada anak-anak balita di Brangkal, Gemolong, Kabupaten Sragen, belum lama ini.
Branch Manager Alfamidi Boyolali, Purwandi menuturkan, adapun program pencegahan stunting ini akan terus berlanjut hingga Maret 2025.
Baca juga: Di Indonesia Masters 2025, Ahsan/Hendra Pamitan Gantung Raket : Terima Kasih Legenda
''Kegiatan ini merupakan bagian dari program yang bertujuan menurunkan angka stunting di Indonesia serta meningkatkan kesehatan gizi balita,'' katanya dalam keterangannya, Kamis (23/1/2025).
Dijelaskan, program ini Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kabupaten Sragen. Alfamidi memberikan edukasi mengenai pencegahan stunting kepada orang tua dan membagikan 1.200 butir telur untuk 20 balita.
Dijelaskan, telur dipilih karena kaya akan protein hewani, asam amino, kolin, dan omega-3, yang bermanfaat untuk mendukung pertumbuhan serta perkembangan saraf dan otak anak-anak.
Baca juga: Disbuspar Mediasi Kasus Lomba Tari di Semarang, Belum Juga Ada Titik Temu
"Stunting adalah isu krusial yang membutuhkan perhatian serius. Melalui program ini, Alfamidi ingin memberikan kontribusi positif, terutama dalam hal kesehatan gizi balita," kata Purwandi.
Perwakilan BKKBN Gemolong, Budi memberikan apresiasi terhadap inisiatif Alfamidi. Langkah ini dinilai penting dalam mendukung program pemerintah menurunkan angka stunting.
“Program sosial seperti ini berperan besar dalam menciptakan generasi yang lebih sehat dan produktif di masa depan," ungkap Budi.
Diharapkan, bantuan nutrisi ini dapat membantu anak-anak tumbuh dengan gizi yang memadai, sehingga dapat berkembang secara optimal. (idy)
| Angka Stunting Turun, Pemkab Kebumen Terima Insentif Rp 5,6 Miliar |
|
|---|
| Prevelensi Balita Stunting di Banyumas Turun di Angka 16,16 Persen, Urutan ke-11 Jateng |
|
|---|
| Rumah Anak SIGAP Beri Pemahaman Pengasuhan Anak untuk Cegah Stunting di Banyumas |
|
|---|
| Kemiskinan Jadi Tantangan Pemkab Wonosobo Turunkan Angka Stunting |
|
|---|
| Bantuan Pangan untuk 19.869 Keluarga Berisiko Stunting di Cilacap Segera Disalurkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Telur-dan-ayam.jpg)