Kamis, 23 April 2026

Berita Kendal

Polisi Sebut Celurit Tidak Dilempar Terduga Pembacok Tawuran di Kendal, Ada Celurit Lain Warna Biru

Kasat Reskrim Polres Kendal, AKP Rizky Ari Budianto menegaskan, terduga pelaku membacok korban menggunakan celurit.

Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: Rustam Aji
Ist/ Instagram kendal.ra
Petugas PMI mengevakuasi korban tawuran di Jalan Pantura Kendal, Sabtu (18/1/2025) sekitar dini hari. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Pengakuan terduga pembacok saat tawuran antar kelompok remaja di Kendal berinisial AMP (15), bahwa dirinya hanya melempar celurit yang dibawa untuk melukai korban, langsung dibantah pihak kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Kendal, AKP Rizky Ari Budianto, menegaskan, terduga pelaku membacok korban menggunakan celurit.

Rizky menilai celurit yang dilempar tidak mungkin bisa melukai korban hingga bersimbah darah.

"Itu dibacok, kalau dilempar tidak mungkin bisa kena, pasti celuritnya terbang kena angin," ungkapnya.

Rizky juga telah mengamankan celurit lain yang diduga menjadi alat untuk membacok korban.

Baca juga: Terduga Pelaku Pembacokan Remaja di Kendal Mengaku Hanya Diajak, Tak Ada Niatan Tawuran

"Memang ada dua celurit panjang yang kami amankan. Tapi kami mengamankan celurit lain, warnanya biru," jelasnya.

Rizky mengatakan pihaknya menduga satu dari 10 saksi yang diperiksa terlibat langsung dalam pembacokan terhadap S.

"Dari 10 saksi, hasil pemeriksaan sementara ada yang mengarah ke terduga pelaku satu orang," sambungnya.

Terduga pelaku pembacokan berinisial AMP (pakai sarung) terhadap S (18) saat berlangsungnya tawuran dihadirkan di Polres Kendal untuk menjalani pemeriksaan, Senin (20/1/2025).
Terduga pelaku pembacokan berinisial AMP (pakai sarung) terhadap S (18) saat berlangsungnya tawuran dihadirkan di Polres Kendal untuk menjalani pemeriksaan, Senin (20/1/2025). (TRIBUN JATENG/Agus Salim )

Akan tetapi, Rizky menuturkan pihaknya tidak akan terburu-buru untuk menetapkan terduga pelaku berinisial AMP (15), yang merupakan warga Kelurahan Sukodono, Kabupaten Kendal.

Rizky menegaskan, pihaknya akan melakukan olah TKP dan gelar perkara terlebih dahulu untuk memastikan status terduga pelaku.

"Sementara berdasarkan pemeriksaan kami, tapi untuk mengarah ke pelaku kami akan gelar perkara menentukan alat bukti dan memantapkan statusnya," ungkapnya

"Untuk celurit panjang yang ada di samping korban saat korban bersimbah darah di jalan, itu kami duga milik korban. Tapi untuk yang digunakan membacok, ada lagi." bebernya sembari menunjukkan foto celurit itu.

Baca juga: Remaja Diduga Korban Tawuran di Kendal Meninggal, Sempat Terkapar di Jalur Pantura

Sebelumnya diberitakan, aksi tawuran antar kelompok remaja di Kendal berakhir tragis. Satu orang dinyatakan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di RSUD Soewondo Kendal.

Video korban seusai tawuran pun viral di media sosial. Dalam video yang beredar, nampak korban terkapar bersimbah darah di tengah jalan Pantura Jambearum Kendal.

Korban yang mengenakan celana panjang, jaket dan helm sesekali berusaha bangun namun tak berdaya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved