Berita Jateng
1.375 Kasus Gondongan Ditemukan di Jateng, Terbanyak Pada Anak-anak. Begini Cara Pencegahan
Sebanyak 1.375 kasus gondongan atau mumps ditemukan di Jawa Tengah selama Januari hingga masuk Desember 2024. Kasus terbanyak terjadi pada anak.
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Sebanyak 1.375 kasus gondongan atau mumps ditemukan di Jawa Tengah selama Januari hingga masuk Desember 2024.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng melaporkan, kasus gondongan terbanyak ditemukan pada anak-anak.
"Mulai ada peningkatan kasus pada Oktober 2024, penyebabnya virus Mumps."
"Sampai November, sudah ada 1.375 kasus di Jateng," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Jateng Irma Makiah, Selasa (10/12/2024), dikutip dari Kompas.com.
Baca juga: Waspada saat Anak Sering Ngompol dan Mudah Lapar, Bisa Jadi Tanda Mengalami Diabetes Tipe 1
Irma menjelaskan, penyakit gondongan disebabkan infeksi virus paramyxovirus.
Menurutnya, gondongan mudah menular terutama di lingkungan anak-anak.
Satu di antara karena daya tahan tubuh anak lebih rentan.
"Anak-anak sekolah itu kan biasa minum satu satu sedotan bareng, peluk-pelukan, itu kan gampang banget menularkan," ujar dia.
Pencegahan dan Penularan
Oleh karena itu, Irma mengimbau, anak sakit gondongan atau menunjukkan gejala, diminta tidak masuk sekolah.
"Yang penting pencegahan, tidak sulit. Dijaga saja, kalau anaknya sakit, ya sudah istirahat di rumah, nggak usah dipaksakan sekolah," kata Irma.
Menyikapi meningkatnya jumlah kasus gondongan, Irma mengimbau masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), mirip dengan yang dilakukan selama pandemi Covid-19.
"Cuci tangan, pakai masker kalau sakit, dan tidak gantian alat makan dengan orang lain."
"Virus itu ditularkan lewat percikan darah, droplet, dari hidung, dari mulut penderita ke orang yang sehat," imbaunya.
Baca juga: Kasus DBD di Pati: 4 Anak Meninggal
Irma juga meminta orangtua tetap tenang karena penyakit ini biasanya sembuh dalam waktu dua pekan.
"Gondongan dapat diobati dengan fokus meningkatkan daya tahan tubuh dan tidak bersosialisasi dengan orang luar."
| Para Calon Pasang Kuda-kuda, Dinamika Internal Golkar Wonosobo Hangat Jelang Musda |
|
|---|
| Bawang Bombai Mini Mulai Beredar di Pasar, Bikin Resah Petani Brebes |
|
|---|
| 23.495 Orang Jepara Nganggur, Susah Payah Cari Kerja hingga Rintis Usaha |
|
|---|
| Belasan Perlintasan Kereta di Blora Tanpa Palang Pintu, Butuh Rp 200 Juta Satu Titik |
|
|---|
| Usulan Luthfi, Pembiayaan Rumah Subsidi di Jateng Capai 50 Ribu Unit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Ilustrasi-anak-pakai-masker-1.jpg)