Pilkada 2024
Terima 4 Aduan Politik Uang di Masa Tenang, Bawaslu Kota Semarang Kesulitan Ungkap Kasus di Lapangan
Bawaslu Kota Semarang menerima empat aduan soal politik uang selama masa tenang Pilkada 2024. Namun, mereka kesulitan mengungkap lantaran
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang menerima aduan terkait politik uang di masa tenang Pilkada 2024.
Ketua Bawaslu Kota Semarang, Arief Rahman mengatakan, empat aduan terkait politik uang itu masuk melalui kanal resmi Bawaslu di media sosial.
"Itu yang lapor ke kanal resmi. Kalau yang fyp (for your page) atau muncul di media sosial, mungkin banyak, karena tidak tersalurkan media resmi ya kami tidak melakukan penelusuran," papar Arief, Minggu (1/12/2024).
Arief menyebut, politik uang dilaporkan terjadi di Kecamatan Semarang Barat.
Informasi itu dilaporkan melalui direct message (DM) media sosial Bawaslu Kota Semarang, disertai foto dan jalan.
"Kami teruskan ke jajaran kami untuk menelusuri ke lapangan tapi tidak ada. Setelah kita tanya, ternyata, itu kejadian siang hari, lapornya malam hari," jelasnya.
Arief juga menerima aduan politik uang terjadi di Tembalang.
Pihaknya pun mencoba menelusuri namun kondisi di lapangan sepi.
"Ini nggak tahu apakah bagian strategi menggiring satu tempat kemudian tempat lain dimaksimalkan atau bagaimana," ujarnya.
Baca juga: Kasus Polisi Tembak Siswa Semarang: Korban Datangi Ayah Lewat Mimpi, Keluarga Minta Pelaku Dipecat
Dari hasil penelusuran yang dilakukan Bawaslu 1x24 jam, dia mengungkap, tidak ada bukti yang bisa menguatkan atas dugaan politik uang yang masuk melalui kanal resmi di media sosial.
Diakuinya, Bawaslu cukup terkendala dalam menelusuri aduan politik uang.
"Yang mengadukan, sebagian besar nggak berkenan membuat laporan secara resmi, bahkan minta tolong dirahasiakan."
"Ini hal-hal menjadi kendala kami mengungkap politik uang tersebut," katanya. (*)
Calon Bupati Ade Sugianto Didiskualifikasi, Pilkada Tasikmalaya Harus Diulang |
![]() |
---|
Jelang Pelantikan Wali Kota Tegal Terpilih Pilkada 2024, Agus Dwi Pamitan, Titip Pesan untuk ASN |
![]() |
---|
6 Februari, Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Tanpa Gugatan MK Dilantik |
![]() |
---|
Kenaikan Gaji Berkala 2 ASN di Pemkot Semarang Ditunda, Terbukti Langgar Netralitas saat Pilkada |
![]() |
---|
Vicky Prasetyo Gugat Hasil Pilkada Pemalang ke MK, Hari Ini Diperiksa Bersama PHPU Pilgub Jateng |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.