Berita Jateng

Wilayah Tinggal dengan Kota Terpisah Laut, Penduduk Pulau di Jepara Kurang Gairah Pilih Pemimpin

Diketahui bahwa di Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, terdapat 4 desa yakni Desa Parang, Nyamuk, Karimunjawa, dan Kemujan. 

Penulis: Tito Isna Utama | Editor: khoirul muzaki
Tribunbanyumas.com/ Rival Almanaf
Suasana pantai Karimunjawa menjelang matahari tenggelam 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JEPARA - Partisipasi pemilih dalam gelaran Pilkada serentak 2024 pada Rabu, 27 Movember 2024 kemarin di Karimunjawa Kabupaten Jepara masih di bawah 70 persen. 


Diketahui bahwa di Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, terdapat 4 desa yakni Desa Parang, Nyamuk, Karimunjawa, dan Kemujan. 


Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Parang, Eko Susanto mengatakan bahwa di Desa Parang, Kecamatan Karimunjawa partisipasi di bawah 70 persen. 


Eko membeberkan, di TPS 1 Desa Parang persentase kehadiran 65,4 persen. 


Dari total pemilih 437, hanya 286 yang menyalurkan suara. 


Untuk TPS 2 Desa Parang, partisipasi kejadiran 69,8 persen. 


Terdiri dari 424 pemilih yang menyalurkan ada 296 pemilih. 

Baca juga: Unggul Quick Count, Kado Indah Cabup Banjarnegara Amel untuk Ultah Ayahnya Budhi Sarwono


"Banyak yang pergi kerja di luar daerah dan ada juga yang masih di tengah laut yang kerja nelayan," ucap Eko kepada Tribunjatent, Kamis (28/11/2024).


Senada dengan hal itu, PPS Nyamuk, Edi Susanto, membeberkan partisipasi kehadiran di TPS 1 Nyamuk 63,7 persen dengan rincian 466 pemilih yang menyalurkan sebanyak 297 pemilih. 


Edi mengatakan, alasan para pemilih tidak dapat menyalurkan suara karena sedang melaut karena warga Karimunjawa kebanyakan bekerja menjadi nelayan. 


"Mereka kan banyak yang melaut. Kalau pergi melaut bisa sampai 1 minggu. Jadi kalau sehari belum dapat ikan ya dilanjut sampai beberapa hari," kata Edi.


Dia menyebut bahwa pihaknya telah rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat umum mengenai gelaran Pilkada 2024. 


"Sebulan sebelum pencoblosan saja kita sudah rutin melakukan sosialisasi. Mulai dari saat ada acara tahlilan, pengajian, kumpul-kumpul warga. Selain itu, juga keliling desa memberikan pengumuman dan sosialisasi Pilkada," ujarnya.(Ito)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved