Pilpres AS 2024
Donald Trump Klaim Menangi Pilpres AS, Dollar hingga Bitcoin Naik
Donald Trump mengeklaim kemenangan Pilpres AS 2024 setelah Fox News memproyeksikannya telah mengalahkan Kamala Harris.
Penulis: rika irawati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, FLORIDA - Donald Trump mengeklaim kemenangan Pilpres AS 2024 setelah Fox News memproyeksikan politisi dari Partai Republik itu telah mengalahkan calon dari Partai Demokrat, Kamala Harris.
Ini juga menandai kebangkitannya setelah empat tahun meninggalkan Gedung Putih, dikutip dari Reuters.
"Amerika telah memberi kita mandat yang belum pernah terjadi sebelumnya dan kuat," kata Trump dalam pidato di hadapan pendukungnya di Palm Beach Country Convention Center, Rabu (6/11/2024) pagi waktu setempat.
Dalam pidato itu, Trump diapit pasangan wakil presidennya, Senator JD Vance, para pemimpin Partai Republik, dan anggota keluarga Trump.
Dalam pidato itu, Donald Trump juga memuji Elon Musk, orang terkaya di dunia, yang menyumbangkan sekitar $120 juta untuk mendukung kampanye Trump.
Trump mengatakan, dia akan menunjuk Musk untuk memimpin komisi efisiensi pemerintah.
Baca juga: Pilpres AS: Donald Trump Raih 211 Suara Elektoral, Unggul Sementara dari Kamalla Harris 153 Suara
Meski media lain belum mengumumkan hasil persaingan Trump dan Harris namun kemenangan Trump nampak di depan mata setelah menguasai negara bagian Pennsylvania, North Carolina, dan Georgia yang menjadi medan pertempuran, dan memimpin di empat negara bagian lainnya, menurut Edison Research.
Mantan presiden ini menunjukkan kekuatannya di berbagai wilayah, mulai dari pedesaan hingga pusat kota.
Partai Republik memenangkan mayoritas Senat AS setelah membalikkan kursi Partai Demokrat di West Virginia dan Ohio.
Tampaknya, tidak ada satu pun partai yang memiliki keunggulan dalam perebutan kendali di Dewan Perwakilan Rakyat, di mana Partai Republik saat ini memegang mayoritas tipis.
Trump memiliki peluang 50-50 untuk merebut kembali Gedung Putih, ketika banyak pakar menyatakan karier politiknya akan berakhir karena insiden penyerbuan kongres dalam kekerasan yang dilakukan pendukungnya untuk membatalkan hasil Pilpres 2020.
Dukungan Kelas Berpenghasilan Rendah
Trump mendapat lebih banyak dukungan dari warga Hispanik, yang biasanya merupakan pemilih Demokrat, dan di antara rumah tangga berpendapatan rendah yang sangat merasakan dampak kenaikan harga sejak pemilihan presiden terakhir pada tahun 2020, menurut jajak pendapat Edison.
Trump memenangkan 45 persen pemilih Hispanik secara nasional, tertinggal dari Harris dengan 53 persen, namun naik 13 poin persentase dibandingkan tahun 2020.
Sekitar 31 persen pemilih mengatakan, ekonomi adalah isu utama mereka dan mereka memilih Trump dengan selisih 79 persen hingga 20 persen (dukungan untuk Kamala Harris), menurut jajak pendapat.
Baca juga: Lagi, Capres AS Donald Trump Dibidik Senapan. Upaya Pembunuhan Terjadi di Klub Golf
Sekitar 45 persen pemilih di seluruh negeri mengatakan, situasi keuangan keluarga mereka saat ini lebih buruk dibandingkan empat tahun lalu, dan mereka lebih menyukai Trump sebesar 80 persen berbanding 17 persen (memilih Kamala Harris).
Saham, Bitcoin, dan Dollar Menguat
| Alasan Putin Belum Beri Selamat Donald Trump yang Menangi Pilpres AS, Ada Kaitannya dengan Ukraina |
|
|---|
| Akui Kalah, Kamala Harris Ucapkan Selamat ke Donald Trump dan Ajak Pendukung Terima Hasil Pilpres AS |
|
|---|
| Komentar Warga Palestina Soal Kemenangan Trump di Pilpres AS, Pesimistis Bisa Hentikan Perang Gaza |
|
|---|
| Pilpres AS: Donald Trump Raih 211 Suara Elektoral, Unggul Sementara dari Kamalla Harris 153 Suara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Calon-Presiden-AS-Kamala-Harris-dan-Donald-Trump.jpg)