Penangkapan Terduga Teroris di Solo Raya
Cegah Muncul Lagi Terduga Teroris di Jateng, Kesbangpol Minta Warga Rangkul Pendatang
Kesbangpol Jateng mengajak masyarakat ikut mencegah tindak pidana terorisme lewat merangkul pendatang aktif bermasyarakat.
Untuk itu, Kesbangpol juga turut menelusuri rekam jejak yang ada di medsos.
"Kami tidak bisa sendirian, itu harus bareng-bareng."
"Saya melihat salah satu upaya harus dibanyakin narasi positif. Kalau hanya menelusuri, mencari jejaknya, itu kan memang permainan media sosial sudah luar biasa." harap dia.
Baca juga: Momen Napiter di LP Purwokerto Dikunjungi Keluarga, Dirangkul Agar Kembali ke NKRI
Sementara itu, dia tidak melihat penangkapan terduga teroris berhubungan dengan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Jateng.
"Memang bisa jadi karena pengamanan itu (fokus) pada Pilkada, lalu kemudian ada pihak tertentu yang memanfaatkan situasi ini, tetapi tidak ada hubungan langsung dengan Pilkada," tandas dia.
Penangkapan di 3 Lokasi
Diberitakan, Tim Densus 88 Antiteror Polri menangkap tiga orang terduga teroris di Jawa Tengah pada Senin (4/11/2024).
Penangkapan dilakukan di tiga lokasi berbeda, yakni di Kabupaten Demak, Kudus, dan Kota Solo.
Densus 88 menangkap seorang pria berinisial B (36) di Desa Gribig, Kacamata Gebog, Kabupaten Kudus sekitar pukul 09.00 WIB.
Seorang pria berinisial A juga ditangkap di hari yang sama.
A ditangkap di rumahnya Kebonbatur, Kecamatan Mranggen, Demak.
Densus 88 juga dikabarkan melakukan penangkapan di Solo. (Kompas.com/Titis Anis Fauziyah)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Respons Penangkapan Terduga Teroris di Jateng, Kesbangpol Pantau Daerah Rawan".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/densus-88-antiteror-menangkap-seorang-pelajar-terduga-teroris-di-kota-batu-jawa-timur.jpg)