Berita Cilacap

Inovasi Pengolahan Limbah Batik Ramah Lingkungan Terbaru di Cilacap dari PLN Indonesia Power Adipala

Mini Demin, diadaptasi dari teknologi pengolahan limbah milik PLTU Adipala. Ini merupakan alat pengolahan ramah lingkungan pertama di Cilacap.

PLN Indonesia Power UPB Jawa Tengah 2 Adipala
Mini Demin, alat inovatif pengelola limbah industri batik yang diperkenalkan dan diberikan PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Jawa Tengah 2 Adipala kepada pembatik di Cilacap. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Pengolahan limbah industri batik di Kabupaten Cilacap kini memasuki era baru dengan hadirnya alat inovatif bernama Mini Demin. Ini merupakan alat pengolahan ramah lingkungan pertama di Kota Bercahaya.

Teknologi pengolahan limbah ini diperkenalkan dan diberikan oleh PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Jawa Tengah 2 Adipala sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan ekonomi lokal.

Mini Demin, diadaptasi dari teknologi pengolahan limbah milik PLTU Adipala.

Baca juga: Kelompok Rentan di Pekalongan Sulap Limbah Batik Jadi Produk Bernilai Jual Tinggi

Mini Demin, alat inovatif pengelola limbah industri batik yang diperkenalkan dan diberikan PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Jawa Tengah 2 Adipala kepada pembatik di Cilacap.
Mini Demin, alat inovatif pengelola limbah industri batik yang diperkenalkan dan diberikan PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Jawa Tengah 2 Adipala kepada pembatik di Cilacap. (PLN Indonesia Power UPB Jawa Tengah 2 Adipala)

Kehadiran Mini Demin memberikan solusi ramah lingkungan pertama dan terbaru di Kabupaten Cilacap yang dirancang untuk membantu para pengrajin batik di Cilacap dalam mengolah limbah batik

Limbah cair dari proses pewarnaan dan pencucian batik yang biasanya mencemari lingkungan kini dapat diolah dan diminimalisir dampaknya. 

Teknologi ini akan membantu mengurangi polusi air sekaligus mendukung praktik produksi yang lebih hijau di industri batik lokal.

Imam Siswo Utomo, Assistant Manager PLN Indonesia Power UBP Adipala Jawa Tengah 2 Adipala menjelaskan bahwa Mini Demin dirancang dengan skala kecil agar sesuai dengan kapasitas produksi para pengrajin batik di Cilacap.

Baca juga: Teken MoU Pengamanan dengan PLTU Cilacap, Wakapolres Cilacap: Bagian Ciptakan Stabilitas Keamanan

Alat ini tidak hanya praktis tetapi juga mudah dioperasikan dan membuatnya ideal untuk digunakan oleh para pengrajin batik.

Baik pengrajin batik berskala kecil maupun menengah yang sebelumnya tidak memiliki akses ke teknologi pengolahan limbah canggih.

"Mini Demin adalah wujud komitmen PLN Indonesia Power dalam mendukung praktik usaha ramah lingkungan di sektor industri kreatif, khususnya batik yang menjadi salah satu kekayaan budaya Indonesia," kata Imam kepada Tribunbanyumas.com, dalam rilis

Imam berharap dengan hadirnya Mini Denim ini dapat membantu para pelaku usaha batik di Cilacap dalam menjaga lingkungan.

"Kami berharap alat ini dapat membantu para pembatik di Cilacap menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas produk mereka," harap dia.

Penerapan Mini Demin disambut baik oleh Kelompok Batik Seloka di Kabupaten Cilacap yang menjadi pengguna pertama alat ini. 

Mereka menyatakan bahwa teknologi ini mempermudah pengolahan limbah secara mandiri.

Baca juga: Uniknya Batik Talunombo Khas Wonosobo, Bercorak Budaya Lokal

Penggunaan Mini Demin juga terbukti efektif menurunkan biaya produksi yang terkait dengan pengelolaan lingkungan. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved