Berita Jateng

Bukan Calon Bupati! Pensiunan PNS di Rembang Rogoh Kocek Pribadi Salurkan Air Bersih Bantu Warga

Saat ditemui Tribun di Desa Pedak, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, Senin (28/10/2024), Nugroho sibuk melakukan dropping air bersih.

Rezanda Akbar/TribunBanyumas.com
Warga Desa Pedak, Kabupaten Rembang mengambil air bersih bantuan seorang warga yang merupakan pensiunan PNS bernama Nugroho Mumpuni. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, REMBANG - Nugroho Mumpuni (62), seorang pensiunan ASN di Pemerintah Kabupaten Rembang rela merogoh kocek pribadi untuk membantu masyarakat yang mengalami krisis air bersih akibat kekerangan di beberapa daerah di Rembang.

Saat ditemui Tribun di Desa Pedak, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, Senin (28/10/2024), Nugroho sibuk melakukan dropping air bersih di desa tersebut.

Meski pada siang hari kondisi cuaca di desa  dan sekitarnya mencapai 35 derajat Celcius, namun Nugroho tetap lincah memastikan aliran air yang dia sumbangkan bisa bermanfaat bagi warga sekitar.

Baca juga: Ruang Kelas SDN 1 Pamotan Rembang Ambrol setelah Diguyur Hujan Deras, Sekolah Berharap Perbaikan

Nugroho Mumpuni, pensiunan PNS di Rembang yang membantu para warga terdampak kesulitan air bersih dengan dana pribadinya untuk menyalurkan air bersih ke masyarakat.
Nugroho Mumpuni, pensiunan PNS di Rembang yang membantu para warga terdampak kesulitan air bersih dengan dana pribadinya untuk menyalurkan air bersih ke masyarakat. (Rezanda Akbar/TribunBanyumas.com)

"Saya sudah melakukan dropping air bersih di beberapa desa sejak dua tahun lalu."

"Untuk bulan ini saya sudah dropping air di beberapa desa serta dukuh-dukuhnya," ujar Nugroho, Senin (28/10/2024).

Beberapa desa tersebut diantaranya, Desa Warugunung, Desa Tanjung, Desa Bogorame, Desa Pranti, Desa Pedak, Desa Glebeg, Desa Randu Agung.

Perbulan ini, Nugroho mengaku telah mengirim sekitar 51 truk tangki dengan kapasitas 5000 liter pertangkinya.

Baca juga: Video Viral Ribut-ribut di Rembang Dikira Kreak, Ternyata Rebutan Perempuan

Dropping air bersih itu, menggunakan uang pribadinya.

Sekali mengirim dia merogoh kocek sekitar Rp250-300ribu.

Untuk di Desa Pedak, Nugroho sering melakukan dropping air di daerah itu. 

"Tidak menentu, kalau warga minta ya saya dropping."

"Saya punya misi berkhidmat untuk umat," jelasnya.

Nugroho Mumpuni saat masih bertugas, ia pernah mengabdi di RSUD Rembang pada 1991 hingga 2007.

Kemudian, Nugroho dimutasi pindah ke Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Rembang hingga 2012.

Baca juga: 2 Calon Kepala Daerah di Pilkada Rembang: Adik Gus Yahya Ketua PBNU Lawan Adik Gus Baha 

Setelah itu, dia kembali mutasi ke Puskesmas Rembang sampai pensiun pada 2021.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved