Pilbup Kudus 2024

Keluarga Keberatan, Nama KH Sya’roni Ahmadi Kudus Dijadikan 'Senjata' Paslon di Pilkada

Seorang perwakilan keluarga almarhum KH Syaroni Ahmadi, Naufal Annabil mengatakan, pihaknya merasa keberatan.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: mamdukh adi priyanto
Rifqi Gozali/TribunBanyumas.com
Perwakilan keluarga almarhum KH Sya'roni Ahmadi Kudus saat konferensi pers di Pagongan Kudus, Senin (21/10/2024). Keluarga merasa keberatan nama kiai digunakan untuk politik praktis seolah-olah mendukung satu pasangan calon tertentu pada Pilkada Kudus 2024. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Keluarga besar almarhum KH Syaroni Ahmadi Kudus keberatan dengan adanya unggahan dengan narasi mendukung satu calon bupati Kudus.

Bahkan keluarga juga menyangkal narasi yang ada di dalam unggahan tersebut tidak benar.

Seorang perwakilan keluarga almarhum KH Syaroni Ahmadi, Naufal Annabil mengatakan, pihaknya merasa keberatan dengan adanya unggahan foto di media sosial yang mencatut nama kakeknya.

Baca juga: Hadiri Acara Paslon Pilkada Kudus, Pejabat Kejagung Langar Netralitas ASN. Bawaslu Lapor BKN

Di dalam narasi unggahan tersebut juga menuliskan kalau KH Syaroni Ahmadi semasa hidup pernah mendoakan satu calon agar menjadi Bupati Kudus yang belakangan dibantah keluarga.

"Adanya unggahan foto Haji Yusrul Hana (anak KH Sya’roni Ahmadi) dan narasinya di media sosial menyangkut almarhum Haji Syaroni Ahmadi yang mengandung unsur dibuat kampanye, maka kami keluarga besar almarhum Haji Syaroni Ahmadi tidak membenarkan narasi tersebut dan sangat keberatan atas unggahan foto dan narasinya untuk politik praktis," kata Annabil dalam konferensi pers di kediamannya di Pagongan, Kota Kudus, Senin (21/10/2024).

Kemudian perwakilan dari keluarga almarhum KH Syaroni lainnya, Muhammad Fahri mengatakan, sebelumnya ada unggahan di salah satu media sosial yang narasinya mendukung ke salah satu pasangan calon.

Adanya narasi tersebut, keluarga besar tidak bisa menerima.

Baca juga: Sosok Mendikdasmen Abdul Muti di Mata Keluarga: Pria Kelahiran Kudus yang Suka Sayur Bening

Mereka tidak berkenan nama KH Syaroni Ahmadi digunakan untuk politik praktis.

"Intinya seperti itu."

"Jadi sangat tidak dibolehkan keluarga besar almarhum KH Syaroni Ahmadi," kata dia. (*)

Baca juga: Laporan Tak Terbukti, Bawaslu Kudus Nyatakan Calon Bupati Samani Tak Langgar Aturan Kampanye

 

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved