Berita Cilacap

BPBD Cilacap Galakkan Pembuatan Resapan Air Jelang Musim Hujan. Sejak Mei, Kekeringan Masih Terjadi

BPBD Cilacap menggalakkan pembuatan resapan air di rumah-rumah warga untuk mencegah kekeringan meluas. Bantuan air bersih masih terus dilakukan.

TRIBUNBANYUMAS/PINGKY SETIYO ANGGRAENI
BPBD Cilacap menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Desa Karanggintung, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (31/7/2024). Kecamatan Gandrungmangu menjadi salah satu kecamatan terdampak kekeringan di Kabupaten Cilacap. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap menggalakkan dan memperbanyak pembuatan resapan air di rumah-rumah warga.

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan debit air sumur guna mengurangi dampak kekuarangan air bersih saat musim kemarau.

Pasalnya, hingga pekan lalu, BPBD masih mengirimkan air bersih kepada warga terdampak kekeringan.

BPBD Cilacap  mencatat, ada 40 desa di 15 kecamatan yang membutuhkan air bersih sejak 14 Mei 2024 hingga 19 Oktober 2024.

Kepala BPBD Cilacap Bayu Prahara menyebut, dalam kurun waktu tersebut, BPBD telah menyalurkan 2,65 juta liter air bersih atau setara 530 tangki.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Cilacap Hari Ini, Senin 21 Oktober 2024: Pagi hingga Sore Cerah Berawan, Malam Hujan

Bantuan itu diberikan kepada 37.344 kepala keluarga (KK) atau 126.319 jiwa yang terdampak kekeringan.

"Sejak 14 Mei 2024 hingga 19 Oktober 2024,  kami sudah menyalurkan 530  tangki air bersih. Bantuan itu bersumber dari APBD maupun CSR," kata Bayu, Minggu (20/10/2024).

Perbanyak Resapan Hingga Waduk

Menurut Bayu, sejumlah langkah mitigasi telah dilakukan untuk mencegah kekeringan meluas dan terulang parah di musim berikuttnya.

Di antaranya, menggalakkan pembuatan dan memerbanyak resapan air di rumah-rumah.

Dalam gerakan ini, dia meminta warga tidak menutup seluruh permukaan tanah yang ada menggunakan semen atau ubin keramik.

Baca juga: Jadwal Layanan Samsat Keliling Cilacap Hari Ini, Senin 21 Oktober 2024: Hadir di 4 Lokasi

Kemudian, Pemkab Cilacap juga berupaya membuat waduk buata di beberapa daerah sebagai wilayah tangkapan air hujan

Jaringan air minum lewatt pipa juga diperbanyak agar cakupan penyaluran air menjadi lebih luas.

"Kami juga merawat kualitas air sungai sebagai sember air baku dari jaringan air minum sistem perpipaan," kata Bayu.

Dari pendataan BPBD Cilacap, ada 105 desa yang tersebar di 20 kecamatan di Cilacap masuk kategori kekeringan pada 2024 ini. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved