Berita Jateng

Unik, Pj Bupati Jepara Live Tiktok Sehari 2 Kali untuk Serap Aspirasi Warga

Pj Bupati Jepara Edt Supriyanta akan melakukan live aplikasi Tiktok sebanyak dua kali dalam sehari.

Penulis: Tito Isna Utama | Editor: khoirul muzaki
Tito Isna/Tribun Jateng
PJ Bupati Jepara, Edy Supriyanta saat ditemui di Ruang Pringgitan, Pendopo Kabupaten Jepara. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JEPARA- Untuk mendengarkan aspirasi secara langsung dari masyarakat, Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta akan melakukan live aplikasi Tiktok sebanyak dua kali dalam sehari.


Pj Bupati Jepara, Edy Supriyanta mengatakan bahwa dirinya memiliki program baru live di aplikasi Tiktok dua kali sehari pada pukul 07.20-08.20 WIB dan 20.00-21.00 WIB. 


Live tersebut ia lakukan di akun tiktok @bupatijepara. 


Program live tiktok merupakan idenya secara pribadi. 


Pada waktu itu, ia live pada pukul 22.00-24.00 WIB. 

Baca juga: Menghindar Saat Lihat Polisi Atur Lalu Lintas, Pengendara di Cilacap Tertangkap Simpan Sabu di Tas


Ia kaget pada jam tersebut masih banyak warga Kabupaten Jepara yang masih melakukan aktivitas di media sosial. 


"Live tiktok ini ide saya pribadi. Waktu itu saya lihat tiktok, kok bagus ya. Lagi jamane juga. Masyarakat ternyata antusias, saya pernah live jam 8-10 malam banyak yang nonton," kata Pj Bupati Jepara kepada Tribunjateng, Sabtu (28/9/2024).


Dia menjelaskan bahwa alasan membuat program tersebut dari pengalaman  membuat live tiktok secara terjadwal. 


Saat malam hari kata PJ Bupati Jepara, pada pukul 20.00-21.00 WIB ia gunakan untuk menerima berbagai keluhan dari masyarakat. 


Kemudian paginya, setelah kegiatan apel bersama ASN, pukul 07.20-08.20 WIB.


Ia mengundang kepala dinas terkait untuk menjawab pertanyaan dari netizen atau masyarakat Jepara. 


"Live Tiktok ini jadi salah satu upaya untuk menerima laporan dari masyarakat. Sudah ada kanal aduan, tapi kalau ini kan bisa tatap muka langsung sama masyarakat. Mereka bisa lihat saya," ucapnya.


Live tiktok tersebut baru satu minggu ini ia lakukan. 


Beberapa aduan yang ia terima yaitu terkait keluhannya masyarakat soal parkir, kelangkaan tabung gas elpiji 3 kg, dan beberapa keluhan lain. 


"Misalnya parkir ya nanti Dishub yang jawab. Gas 3 Kg langka, dari bagian perekonomian apa yang dilakukan. Jadi ini respon cepat dari pemerintah," ungkapnya.

Baca juga: Reaktivitasi Jalur KA Purwokerto-Wonosobo Diharapkan Jadi Prioritas Menteri Perhubungan Baru

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved