Berita Semarang
Nasib Taruna Akpol Semarang setelah Pukul Perwira Pengasuh: Dipecat, Tak Bisa Lanjutkan Pendidikan
Taruna Akademi Polisi (Akpol) Semarang dipecat setelah memukul pengasuh. Kejadian pemukulan ini sempat viral di media sosial.
TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang Irjen Krisno Siregar memecat taruna berinisial BVA, yang viral pekan lalu karena memukul pengasuh.
Krisno mengatakan, pemecatan itu diputuskan dalam sidang dewan Akademi Akpol Semarang.
"Sudah diputuskan, taruna BVA dikeluarkan dari Lemdik Akpol," ujar Krisno kepada wartawan, Minggu (8/9/2024).
Krisno menegaskan, taruna BVA tidak dapat melanjutkan pendidikannya setelah resmi dikeluarkan.
Pukul Perwira Pengasuh
Kasus taruna Akpol berinisial BVA melawan perwira yang merupakan pengasuhnya mencuat ke publik setelah video kejadian itu berada di media massa.
Dalam video terlihat BVA terlibat adu mulut dan adu fisik dengan perwira pengasuh.
Baca juga: Viral, Taruna Akpol Semarang Serang Pengasuh. Tak Terima Laptop Disita
BVA berusaha merebut laptop yang hendak ditahan pengasuhnya itu.
Bahkan, taruna itu sempat mendorong pengasuhnya hingga terjatuh.
Aksinya baru berhenti setelah dilerai dan diperingatkan perwira lain.
Melewati Jam Malam
Informasi yang didapat, peristiwa ini terjadi saat Brigadir Taruna BVA ingin berobat.
Tetapi, ia melewati batasan jam malam.
Baca juga: Viral Kaesang Pangarep dan Erina Gudono Naik Jet Pribadi ke AS, KPK Selidiki Dugaan Gratifikasi
Pelanggaram jam malam ini merupakan yang kesekian kali dilakukan.
Selain melanggar jam malam, pengasuh menemukan sebuah laptop yang dibawa BVA.
Padahal, seharusnya, taruna Akpol tak boleh membawa laptop. (Kompas.com/Kiki Safitri)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Taruna yang Lawan Pengasuhnya Dikeluarkan dari Akpol".
Baca juga: Sekda Jepara Izinkan ASN Hadiri Kampanye Pilkada 2024: Catatan, Harus Benar-benar Pasif!
Baca juga: Berhasil Menata Transportasi dan Fasilitas Publik, Pemkab Cilacap Raih Penghargaan WTN yang Kelima
| Animo Membeludak, Festival Balon Udara Undip Tembalang Terkendala Pengisian Gas dan Picu Kemacetan |
|
|---|
| Pembangunan Pabrik Garmen di Susukan Semarang Disoal: Izin Belum Lengkap, Bikin Banjir |
|
|---|
| Kawasan Muladi Dome Hingga Jangli Semarang Macet Parah, Ramai-ramai Ingin Lihat Festival Balon Udara |
|
|---|
| Sempat Dihentikan akibat Hujan Deras, Peserta SNC 2026 Akhirnya Tampil di Simpanglima Semarang |
|
|---|
| Pantang Mundur! Semangat Peserta SNC 2026 Tak Padam Meski Sempat Dibatalkan Akibat Hujan Deras |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/taruna-akpol-semarang-serang-pengasuh-karena-laptopnya-disita-pengasuh.jpg)