Minggu, 3 Mei 2026

Berita Jateng

Siap-siap, Panas Melanda Pantura Jateng September-Oktober. Suhu Tertinggi Capai 39,5 Derajat Celsius

BMKG memprediksi, suhu panas menyengat bakal terjadi di daerah Pantura Jateng, September hingga Oktober. Suhu tertinggi mencapai 39,5 derajat Celsius.

Tayang:
Editor: rika irawati
UNSPLASH/ETHAN ROBERTSON
Ilustrasi cuaca panas. BMKG memprediksi, suhu panas menyengat bakal terjadi di daerah Pantura Jawa Tengah, September hingga Oktober. Suhu tertinggi diperkirakan mencapai 39,5 derajat Celsius. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi, suhu panas menyengat bakal terjadi di daerah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah, September hingga Oktober.

Suhu tertinggi diperkirakan mencapai 39,5 derajat Celsius.

"Jateng akan merasakan, istilahnya suhu yang relatif panas pada siang hari. Suhu maksimumnya cukup panas, antara bulan September-Oktober, menurut data 30 tahunnya, seperti itu," ujar Prakirawan BMKG Stasiun Ahmad Yani Semarang, Noor Jannah Indriyadi, dikutip dari Kompas.com, Jumat (6/9/2024). 

Noor memprediksi, suhu tertinggi yang mungkin terjadi mencapai 39,5 derajat Celsius. 

"Dari data observasi kami, paling tinggi Oktober, bisa mencapai suhu maksimum 39,5 derajat Celsius. Itu pada (data) oktober 2015," jelasnya. 

Suhu Tinggi pada Oktober

Kendati demikian, pantauan BMKG, suhu rata-rata di wilayah Kota Semarang antara 34-36 derajat Celsius pada September ini. 

Suhu lebih tinggi akan dirasakan mulai Oktober.

"(Prediksi Oktober) Ya, maksimum 39,5 derajat Celsius, tapi mungkin tidak terus menerus segitu. Ya, kisarannya 34-36," lanjutnya. 

Baca juga: Tiba-tiba Jatuh dari Motor, Warga Kudus Tewas di Jalan Pantura Demak. Diduga Kena Serangan Jantung

Dia menjelaskan, suhu panas terik yang terjadi saat ini, terutama di siang hari, masih terbilang wajar. 

Hal itu karena sebagian wilayah Jateng masih berada di musim kemarau. 

Maka, dengan sedikitnya tutupan awan, sinar matahari dapat memasuki wilayah bumi dan menyinari secara maksimal sehingga terasa sangat panas. 

"Selain itu, juga mungkin ada peningkatan suhu maksimal untuk wilayah Jateng. Khususnya itu bulan September ini, posisi semu matahari itu bergerak dari BBU menuju ke ekuator yang mana, nanti titik, istilahnya berada di ekuator tepat itu pada 23 September, nanti akan bergerak terus ke arah selatan ekuartor pada Oktober dan seterusnya," terangnya. 

Berdasarkan data observasi BMKG, kondisi panas menyengat di Jateng itu membentang di wilayah utara. 

Terutama, pantura barat sampai pantura timur. 

"Sebagian besar ya wilayah Semarang, Demak, Blora, jadi memang paling panas pantura, tengah sampai timur," jelasnya. 

Baca juga: Pilkada 3 Kabupaten di Jateng Berpotensi Pertemukan Calon Tunggal dengan Kotak Kosong, Ini Alasannya

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved