Pilbup Kendal 2024

Puluhan Karangan Bunga Banjiri Kantor Bawaslu Kendal, Dukung Penegakan Aturan di Sengketa Pilkada

Puluhan karangan bunga dukungan agar KPU dan Bawaslu Kendal tegakkan aturan dalam sengketa Pilkada Kendal membanjiri kantor Bawaslu.

|
TRIBUNBANYUMAS/AGUS SALIM
Karangan bunga terpasang di halaman depan kantor Bawaslu Kendal, Rabu (4/9/2024). Karangan bunga yang diklaim dari berbagai elemen masyarakat itu berisi dukungan agar KPU dan Bawaslu Kendal menegakkan aturan dalam sengketa Pilkada soal rekomendasi PKB. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Puluhan karangan bunga membanjiri kantor Bawaslu Kendal, Rabu (4/9/2024).

Dalam sejumlah tulisan yang terpasang, karangan bunga tersebut meminta KPU dan Bawaslu menegakkan aturan terkait gugatan pasangan Dico Ganinduto-Ali Nurudin dalam sengketa Pilkada Kendal.

Diketahui, Dico-Ali menggugat KPU ke Bawaslu setelah ditolak mendaftar sebagai peserta Pilkada Kendal karena rekomendasi PKB.

Dico-Ali mendaftar Pilkada Kendal atas rekomendasi PKB, Kamis (29/8/2024).

Padahal, sebelumnya, PKB telah mendaftarkan pasangan Dyah Kartika Permanasari (Tika)-Benny Karnadi. 

Informasi yang didapat, karangan bunga itu membanjiri Bawaslu Kendal sejak Jumat (30/8/2024) malam, saat Dico-Ali mendaftarkan sengketa pilkada.

Jumlahnya bertambah setiap hari. Hingga Rabu, tercatat ada 44 buah karangan bunga yang terpasang di tepi jalan depan kantor hingga halaman Bawaslu Kendal.

Baca juga: Musyawarah Tertutup Gugatan Dico - Ali Pilkada Kendal Buntu Lagi

Tertulis, karangan bunga itu dikirim di antaranya dari Aliansi Tukang Daging Cinta Demokrasi, Tukang Kayu Cinta Demokrasi, Paguyuban Warga Kendal Cinta Demokrasi, Forum Masyarakat Demokratis Kendal, LSM Kendal, dan beberapa kelompok lain.

Karangan bunga itu bertuliskan, semisal "Jangan mati akal sehat, kebenaran harus ditegakkan. Kawal KPU Kendal". "Tegaknya aturan adalah roh dari demokrasi. Kawal KPU Kendal". serta "Jangan gadaikan undang-undang dengan kepentingan sesaat. Kawal KPU Kendal".

Koordinator SDM Pendidikan dan Pelatihan Bawaslu Kendal, Mukhamad Bahrul Amik mengatakan, awalnya, hanya ada tiga karangan bunga yang terpasang di depan kantor Bawaslu.

"Iya, pas hari Jumat itu ada yang masang, jumlahnya 3," kata Bahrul Amik, Selasa (3/9/2024).

Ia kemudian dikagetkan lagi dengan puluhan karangan bunga yang berjejer rapi di halaman kantor Bawaslu Kendal pada Senin (2/9/2024).

Ia baru mengetahui setelah mendapat laporan dari staf dari Bawaslu Kendal yang berjaga.

"Karangan bunga ini datang dari masyarakat peduli dengan demokrasi. Tapi, kami tidak tahu siapa yang mengirim," sambungnya.

 Baca juga: Dico-Benny Saling Klaim Dapat Rekomendasi Sah dari PKB Maju Pilkada Kendal, Bagaimana Kasusnya?

Menurutnya, karangan bunga tersebut merupakan bentuk dukungan masyarakat agar Bawaslu Kendal menangani kasus gugatan Dico-Ali secara adil.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved