Berita Pati
2 Formasi CPNS Khusus Difabel di Pati Belum Ada Pelamar, Pendaftaran Ditutup 6 September
Dua hari menjelang penutupan pendaftaran CPNS Pemkab Pati, dua formasi untuk difabel belum ada pelamarnya.
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI - Dua hari menjelang penutupan pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemkab Pati, Rabu (4/9/2024), formasi untuk difabel sepi peminat.
Padahal, pendaftaran lowongan kerja sebagai abdi negara ini ditutup pada Jumat (6/9/2024), pukul 23.59 WIB.
Kabid Pengadaan Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian (PPIK) BKPSDM Pati Fendy Eko Sulistianto mengatakan, pihaknya membuka dua formasi khusus untuk difabel.
Formasi tersebut adalah Ahli Pertama-Analis Sumber Daya Manusia Aparatur di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Sekretariat Sub Bagian Umum dan Kepegawaian serta Terampil-Arsiparis di Dinas Komunikasi dan Informatika Sekretariat-Sub Bagian Umum dan Kepegawaian.
"Formasi khusus difabel ini merupakan aturan yang harus dilaksanakan. Negara memberikan kesempatan kepada semuanya."
"Aturannya, yaitu dua persen dari jumlah alokasi formasi. Saat ini, memang masih kosong pelamarnya," jelas Fendi, Rabu.
Baca juga: Ibu Muda Korban Penusukan di Jepalo Pati Meninggal, Mantan Kekasih Terancam Hukuman Mati
Dia mengatakan, pada seleksi CPNS 2021 lalu, pihaknya juga membuka formasi bagi difabel.
"Pada tahun 2021, terakhir CPNS dibuka, ada satu yang diterima di Dinas Ketenagakerjaan," jelas dia.
Pada 2024 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati membuka lowongan CPNS sebanyak 71 formasi, terdiri atas 21 formasi tenaga kesehatan dan 50 formasi tenaga teknis.
Baca juga: Persipa Pati Tahan Imbang PSIS Semarang dalam Laga Uji Coba, Coach Banur Belum Lihat Kekompakan Tim
Dari total jumlah formasi yang tersedia, 69 merupakan formasi umum dan 2 merupakan formasi khusus difabel.
Formasi umum yang terdiri atas tenaga teknis dan tenaga kesehatan telah menarik 1.700-an pelamar.
Sebanyak 747 di antaranya telah berhasil melakukan submit atau memasukkan data lamaran. (*)
Baca juga: Uang Saku Atlet Kudus Berangkat ke PON Aceh-Sumut Dikabarkan Hanya Rp500 Ribu, Begini Kata KONI
Baca juga: Keluarga Dokter Aulia Akhirnya Lapor Perundungan ke Polda, Seret Senior hingga Kaprodi PPDS Undip
| Rumah Janda di Gabus Pati Rusak Tersambar Petir, Genting Pecah Berserakan |
|
|---|
| Didesak Aliansi Masyarakat, Plt Bupati Pati Batalkan Pembahasan Raperda Pajak UMKM |
|
|---|
| Korban Berani Speak Up, Pelapor Kasus Percabulan di Ponpes Ndholo Kusumo Pati Jadi 3 Orang |
|
|---|
| Santri Ponpes Ndholo Kusumo Pati Dipindah ke Yayasan Lain, Kemenag Jamin Tak Ada yang Putus Sekolah |
|
|---|
| Kasus Pencabulan Santri Ponpes Ndholo Kusumo Pati Diambil Alih Polda Jateng, Polisi Periksa 17 Orang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Kabid-PPIK-BKPSDM-Pati-Fendy-Eko-Sulistianto-rabu-492024.jpg)