Berita Wonosobo

Tak Terima Diganti Tanpa Pemberitahuan, Pengurus DPD PAN Wonosobo Segel Kantor Partai

Pengurus DPD PAN Wonosobo menyegel kantor partai tersebut lantaran muncul SK soal pengurus baru tak sesuai AD/ART partai.

Penulis: Imah Masitoh | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/ISTIMEWA
Pengurus Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PAN Wonosobo periode 2020-2025 menyegel kantor PAN Wonosobo, Selasa (297/8/2024). Aksi ini bentuk penolakan mereka atas pembentukan pengurus baru. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PAN Wonosobo di Jalan Sabuk Alu, Kabupaten Wonosobo (Jawa Tengah), disegel pengurus periode 2020-2025.

Hal tersebut dipicu beredarnya surat keputusan (SK) DPP PAN soal pengurus baru yang diduga terbentuk tanpa melalui mekanisme organisasi yang ada.

DPD PAN periode 2020-2025 bersikap tegas dan bersikukuh, SK awal masih berlaku lantaran tidak ada pemberitahuan pencabutan dan pergantian melalui mekanisme organisasi.

Aksi penyegelan tersebut dilakukan pada Selasa (27/8/2024) malam, lewat cara memasang kain warna putih bertuliskan "Kantor Disegel DPD PAN 2020-2025", di pintu masuk. 

Sementara, di halaman kantor PAN yang biasa untuk parkir kendaraan, terlihat tumpukan batu material bangunan hingga tidak bisa untuk akses keluar masuk kendaraan.

Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) Daerah PAN Wonosobo Iswo Prayogo, dalam konferensi pers Rabu (28/8/2024) malam, menyebutkan, penyegelan pintu dan penumpukan batu di kantor PAN sebagai bentuk protes atas kepengurusan baru DPD PAN setempat periode 2020-2025.

"Kepengurusan baru DPD PAN yang diisi figur baru ada di posisi Ketua MPP, Wakil Ketua MPP, Ketua DPD, Sekretaris DPD dan Bendahara DPD PAN. 3 posisi Ketua MPP, Ketua, Sekretaris dan Bendahara DPD, tidak melalui mekanisme AD/ART partai," ucapnya.

Baca juga: Diantar Pimpinan 12 Parpol, Afif-Husein Resmi Mendaftar sebagai Peserta Pilkada Wonosobo

Di SK kepengurusan baru DPD PAN Wonosobo, sebutnya, Ketua MPP dijabat Ika Sulistya Putra DW, yang sebelumnya Ketua DPD 

Kemudian, Wakil Ketua MPP Taufik yang sudah pindah partai lain, Ketua DPD Sidqi Ferin Diana, Sekretaris DPD Dedy Kurniawan, dan Bendahara DPD PAN Seno Bayu Aji.

Di SK kepengurusan sebelumnya, Ketua MPP PAN dijabat Iswo Prayogo, Ketua DPD PAN Ika Sulistya Putra DW, Sekretaris DPD PAN Edy Saryono, dan Bendahara Brenda Kharisma.

Sidqi Ferin Diana disebut bukan kader PAN dan Seno Bayu Aji merupakan Ketua DPD Partai Ummat Wonosobo.

"Perubahan posisi itu tidak melalui musyawarah daerah atau rapat pengurus harian. Tiba-tiba sudah ada SK kepengurusan baru dari DPP PAN, yang ditandatangani Ketua Umum DPP Zulkifli Hasan dan Sekretaris Jenderal DPP PAN Eddy Soeparno. Ini yang tidak bisa kami terima," tegasnya.

Di pihak lain, Sidqi Ferin Diana juga mengantongi surat rekomendasi dari DPP PAN untuk maju sebagai calon Wakil Bupati Wonosobo sebagai syarat pendaftaran peserta Pilkada 2024 nanti. 

Penentuan yang bersangkutan maju pada Pilkada Wonosobo 4juga tidak melalui proses atau mekanisme rapat partai.

Menurut Iswo, PAN merupakan partai modern yang dikenal menjunjung tinggi transparansi mekanisme dan profesionalitas manajemen kepemimpinan. 

Karena itu, guna merespon dinamika pergantian kepengurusan yang dianggap ganjil maka DPD dan DPC PAN Wonosobo mengeluarkan pernyataan sikap.

Pertama, penunjukan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara DPD PAN Wonosobo dengan cara formatur tunggal tanpa komunikasi sama sekali dengan pengurus harian DPD PAN Wonosobo yang sah adalah ilegal.

Baca juga: 250 Pendaki Dikerahkan untuk Bersih-bersih Gunung Prau Wonosobo, Bekerja 2 Hari

Pasalnya, penunjukan secara personal itu dilakukan tanpa berdasarkan AD/ART partai.

"Penolakan dari DPD dan DPC PAN terhadap keputusan sepihak yang terkesan arogan tersebut justru merupakan konsekuensi logis dari sikap dan komitmen kader terhadap organisasi PAN," tandasnya.

Kedua, soal penunjukan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara DPD PAN Wonosobo yang dinilai ahistoris.

Nama-nama yang masuk daftar pengurus baru dinilai tidak mengenal kesejarahan PAN Wonosobo, serta tidak merasakan pahit getirnya berjuang bersama. 

"Disegelnya Kantor DPD PAN Wonosobo tersebut merupakan bentuk reaksi dan sikap tegas pengurus DPD, DPC dan kader PAN se-Wonosobo."

"Keempat, terkait dengan sikap resmi dan tertulis terhadap SK kepengurusan yang baru segera diluncurkan," tutur dia.

Kelima, secara otomatis, para pengurus DPD dan DPC PAN mempertanyakan surat rekomendasi Pilkada bagi Sidqi Ferin sebagai Calon Wakil Bupati Wonosobo.

Hal itu, karena tidak mencerminkan aspirasi dan dukungan dari segenap kepengurusan DPD, DPC maupun kader PAN setempat. (*)

Baca juga: PDIP Pilih Iswar Dampingi Agustina Wilujeng di Pilkada Kota Semarang 2024

Baca juga: Diusung 9 dari 10 Parpol Parlemen, Yoyok-Joko Daftar Pilwakot Semarang. Siap Lawan Calon dari PDIP

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved