Berita Wonosobo
Kukuh Hariyawan, Desainer Wonosobo yang Karya Kebayanya Mejeng di Berbagai Negara
Kebaya Adhikari miliknya berhasil tembus fashion show di berbagai negara mulai dari Malaysia hingga Prancis.
Penulis: Imah Masitoh | Editor: mamdukh adi priyanto
Tidak hanya itu dalam persembahan karyanya itu akan turut serta dikolaborasikan dengan konsep kekayaan budaya Wonosobo salah satunya kesenian Lengger.
Kukuh berharap kesuksesannya dalam dunia fashion ini akan memantik anak-anak muda Wonosobo yang memiliki bakat sama dengannya.
"Semoga nanti khusus daerah Wonosobo tidak hanya saya akan muncul Kukuh muda yang lain, saya terbuka untuk bisa belajar bersama," tandasnya.
Belajar Otodidak
Kepada Tribun, Kukuh berkesempatan menceritakan perjalanannya yang berhasil meraih kesuksesannya melalui dunia fesyen.
Kepiawaiannya dalam merancang busana awal mula didapatkannya secara otodidak.
Sekolah fashion tidak pernah didapatkannya sama sekali.
Ia menuturkan, hanya berbekal ketelatenan dan keuletan yang dimilikinya.
Hingga pada akhirnya ia berkesempatan bekerja di beberapa desainer.
Baca juga: Pelatihan Menjahit di BLK Purbalingga Membuka Jalan bagi Gadis asal Selakamba Jadi Desainer Terkenal
Dari situlah ia mulai belajar mendesain sebuah karya. Pengalamannya bekerja menjadi guru terbaiknya.
"Saya adalah seorang desainer yang tidak bisa menggambar, karena ngga sekolah fesyen."
"Jadi saya membuat desain dari grappling, jadi di patung dibentuk langsung," ungkapnya.
Pada 2009, Kukuh mulai berani membuat kebaya sendiri dengan namanya.
Kecintaan pada budaya Jawa ia bertekad ingin mengangkat busana kebaya menjadi fesyen yang lebih dikenal orang.
"Kenapa memilih kebaya, karena saya ingin menjadi orang Jawa yang tidak hilang Jawanya."
"Melestarikan budaya harus ada," ucap Kukuh.
Hingga pada tahun 2014 lahirlah Kebaya Adhikari miliknya dan telah memperoleh Hak Atas Kekayaan Intelektual (HaKI) hingga terus melambungkan namanya sampai hari ini. (*)
Baca juga: Gambar Jokowi dan Megawati Tersenyum di Balon Udara Raksasa Wonosobo
| Di Depan 2.200 Peserta, Ahmad Luthfi Ajak Generasi Muda Wonosobo Perangi Hoaks Lewat Konten Positif |
|
|---|
| Pergi Ke Dieng Wonosobo Kini Bisa lewat Jalur Jengkol-Tologo, Pemandangan Gunung Sumbing dan Sindoro |
|
|---|
| Wonosobo Expo 2026: Koperasi Merah Putih Mulai Unjuk Gigi,Targetkan Perluasan Anggota dan Unit Usaha |
|
|---|
| Wonosobo Expo 2026 Resmi Dibuka, 130 Stan Ramaikan Promosi UMKM dan Ekonomi Kreatif |
|
|---|
| Bupati Afif Nurhidayat: IPHI Wonosobo Harus Jadi Perekat Sosial, Bukan Sekadar Simbolik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/kukuh-hariyawan-desainer-asal-wonosobo.jpg)