Berita Wonosobo
Bupati Afif Nurhidayat: IPHI Wonosobo Harus Jadi Perekat Sosial, Bukan Sekadar Simbolik
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat tegaskan peran strategis IPHI sebagai mitra pemerintah dan perekat sosial dalam Harlah ke-36 IPHI.
Penulis: Imah Masitoh | Editor: Rustam Aji
Ringkasan Berita:
- Dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-36 IPHI Kabupaten Wonosobo, Rabu (22/4/2026), Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat menyampaikan bahwa organisasi alumni haji memiliki posisi penting dalam menjaga kohesi sosial di tengah keberagaman.
- Ia juga menekankan semangat yang diusung harus dimaknai sebagai komitmen nyata, bukan sekadar simbolik.
- Ketua PW IPHI Jawa Tengah, H. Masrifan Djamil, menilai dinamika IPHI Wonosobo menunjukkan perkembangan yang positif dan bisa menjadi contoh bagi daerah lain.
TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO – Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, menegaskan bahwa Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) memiliki tanggung jawab moral besar untuk menjadi mesin penggerak nilai sosial keagamaan.
Afif meminta seluruh alumni haji tidak terjebak pada simbolisme organisasi, melainkan fokus pada kontribusi nyata di tengah masyarakat yang majemuk.
Pernyataan tegas tersebut disampaikan Afif saat memberikan sambutan dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-36 IPHI Kabupaten Wonosobo, Rabu (22/4/2026).
Ia menekankan bahwa tema pengabdian terbaik untuk negeri harus diimplementasikan dalam tindakan sehari-hari.
“Tema ‘Dengan Semangat Haji Mabrur, Kita Tingkatkan Pengabdian Terbaik untuk Negeri’ itu bukan hanya slogan, tetapi panggilan moral untuk terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Afif di hadapan pengurus dan anggota IPHI.
Menurutnya, posisi IPHI sangat strategis sebagai perekat persaudaraan. Ia berharap organisasi ini mampu menjaga kohesi sosial dan menjadi mitra pemerintah daerah dalam memastikan pembangunan berjalan berkelanjutan serta berdampak luas.
Baca juga: Miris, Atap Keropos dan Dinding Lapuk, Siswa SDN Kubangsari 03 Brebes Terpaksa Sekolah Shift Sore
Menjaga Spirit Kemabruran
Senada dengan Bupati, Ketua PD IPHI Wonosobo, KH. Muslim Syarifudin, menyatakan bahwa organisasi yang dipimpinnya memikul beban untuk merawat nilai spiritual para anggotanya pasca-ibadah haji.
“IPHI bukan sekadar organisasi, tetapi wadah untuk merawat spirit ibadah agar terus hidup dalam tindakan nyata di tengah masyarakat,” ujar KH. Muslim.
Ia menambahkan, berbagai program yang dijalankan IPHI saat ini terus diarahkan pada penguatan nilai spiritual sekaligus dorongan kontribusi sosial bagi warga Wonosobo.
Apresiasi dari Tingkat Provinsi
Dinamika positif IPHI Wonosobo turut mendapat sorotan dari Ketua PW IPHI Jawa Tengah, H. Masrifan Djamil. Ia menilai kolaborasi antara IPHI Wonosobo dengan pemerintah kabupaten setempat merupakan salah satu yang terbaik di Jawa Tengah.
Baca juga: Hilang Sejak Senin, Tukang Cukur di Sapuran Wonosobo Ditemukan Tak Bernyawa dalam Semak
“Kami melihat bagaimana kolaborasi antara pemerintah daerah dan IPHI mampu menghadirkan program yang variatif, hidup, dan berdampak. Ini menjadi contoh baik bagi daerah lain,” ungkap Masrifan.
Peringatan Harlah ke-36 ini pun menjadi momentum bagi IPHI Wonosobo untuk memperkuat komitmennya dalam melestarikan kemabruran haji sepanjang hayat melalui aksi sosial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. (ima)
| Miris, Atap Keropos dan Dinding Lapuk, Siswa SDN Kubangsari 03 Brebes Terpaksa Sekolah 'Shift' Sore |
|
|---|
| Hilang Sejak Senin, Tukang Cukur di Sapuran Wonosobo Ditemukan Tak Bernyawa dalam Semak |
|
|---|
| Suhu Kawah Tembus 478 Derajat, Gempa Gunung Slamet Melonjak 10 Kali Lipat |
|
|---|
| Berangkat ke Tanah Suci 16 dan 17 Mei 2026, 1.329 Calon Haji Banyumas Terbang Lewat Embarkasi Solo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260422-IPHI-WONOSOBO.jpg)