Berita Cilacap

1.227 KK di Cilacap Krisis Air Bersih, Kekeringan Hingga Air Sumur Tercampur Air Laut Jadi Pemicu

Sebanyak 1.227 kepala keluarga (KK) atau 4.410 jiwa di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah (Jateng), mengalami krisis air bersih.

Editor: rika irawati
ISTIMEWA/DOK BPBD CILACAP
Ilustrasi. Petugas BPBD Cilacap menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat Dusun Bugelsampang, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, Jateng, Selasa (21/5/2024). Hingga Senin (22/7/2024), sebanyak 1.227 kepala keluarga (KK) atau 4.410 jiwa di Cilacap mengalami krisis air bersih. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Sebanyak 1.227 kepala keluarga (KK) atau 4.410 jiwa di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah (Jateng), mengalami krisis air bersih.

Mereka pun mengandalkan bantuan air dari pemerintah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Sampai saat ini, terdapat 1.227 KK atau 4.410 jiwa yang terdampak krisis air bersih," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap Budi Setyawan, Senin (22/7/2024).

Budi mengatakan, krisis air bersih tersebut melanda warga di 10 desa yang tersebar di 6 kecamatan.

Mereka tinggal di Desa Bojong dan Ujungmanik (Kecamatan Kawunganten), Desa Cimrutu, Rawaapu, dan Bulupayung (Kecamatan Patimuan).

Kemudian, Desa Gintungreja dan Karanggintung (Kecamatan Gandrungmangu), Desa Rawajaya (Kecamatan Bantarsari), Desa Karang Kemiri (Kecamatan Jeruklegi), dan Desa Panikel (Kecamatan Kampunglaut).

Baca juga: Daftar 10 Desa di Cilacap Dilanda Krisis Air Bersih, 120 Ribu Liter Air Disalurkan

Budi mengatakan, BPBD Cilacap telah mengirim bantuan air bersih sebanyak 120.000 liter yang bersumber dari APBD 2024.

Puncak Musim Kemarau

Budi mengimbau masyarakat bijak menggunakan air bersih karena berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG, wilayah Cilacap segera memasuki puncak musim kemarau.

Menurutnya, krisis air bersih di sebagian wilayah tersebut tidak semata-mata akibat kemarau.

Baca juga: Pj Bupati Cilacap Mundur dari Jabatan, Siap Maju Pilkada setelah Kantongi Rekomendasi 3 Parpol

Namun, beberapa wilayah mengalami krisis air bersih karena air tercampur air laut.

"Ada warga di beberapa desa, semisal Ujungmanik dan Panikel yang sumurnya sebenarnya masih ada airnya tapi air sumurnya terintrusi air laut sehingga tidak layak konsumsi," jelas Budi.

Awal Juni lalu, empat desa di Kabupaten Cilacap, mulai mengalami kekeringan. (Kompas.com/Fadlan Mukhtar Zain)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kekeringan di Cilacap Meluas, 4.410 Jiwa Krisis Air Bersih".

Baca juga: Pulang Pengajian, Warga Jepara Dibegal Pria Bawa Sabit. Tas Berisi Uang Rp2 Juta Raib

Baca juga: 2 Tahun, Pembunuh PNS Pemkot Semarang Iwan Budi Belum Tertangkap. Kasus Pemicu Jalan di Tempat

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved