Berita Jateng
Kapolda Jateng Ajak Karyawan PT SBI Cilacap Jaga Kamtibmas, Demi Iklim Usaha yang Berkelanjutan
Kunjungan ini bertujuan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif guna mewujudkan iklim usaha yang inklusif dan berkelanjutan.
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah atau Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi bertemu dengan direksi serta karyawan PT SBI (Solusi Bangun Indonesia) Tbk di Gedung Plant Semen Indonesia, Kabupaten Cilacap, Jumat (12/7//2024).
Kunjungan ini bertujuan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif guna mewujudkan iklim usaha yang inklusif dan berkelanjutan.
Dalam arahannya kepada karyawan PT SBI, Kapolda menekankan bahwa menciptakan rasa aman di tengah masyarakat adalah tanggung jawab Polri yang memerlukan upaya sinergis dari seluruh pihak.
Baca juga: Momen Ahmad Luthfi Bertemu Ketum Demokrat AHY dan SBY di Semarang

"Sudah menjadi kewajiban Polri untuk mengawal pembangunan di Indonesia, Polri itu ibarat akuarium yang bisa dilihat semua orang."
"Apabila airnya tidak jernih, tidak enak dilihat, tolong dikritik dan diberitahu agar menjadi jernih kembali,"
"Oleh karena itu, mari kita bersama sama membuat Polri makin baik dan dicintai masyarakat," ujar Kapolda mengawali sambutannya.
Kapolda menjelaskan, pentingnya penanaman kesadaran kepada masyarakat untuk ikut serta dalam upaya menjaga harkamtibmas melalui berbagai bentuk peran dan partisipasi.
Baca juga: Kejuaraan Taekwondo Kapolda Cup di Purwokerto Banyumas, Diikuti Ribuan Atlet
"Masyarakat bisa melakukan upaya preemtif dan preventif secara mandiri melalui hal-hal kecil sederhana, Contohnya, pakai helm saat naik motor, kenakan sabuk pengaman saat di mobil."
"Dengan demikian, anda sudah menjadi polisi bagi diri sendiri," jelasnya.
Kapolda juga memberikan contoh upaya yang bisa dilakukan di tingkat perusahaan, seperti memastikan peralatan elektronik dan lainnya yang berpotensi mengakibatkan kebakaran dalam keadaan mati sebelum meninggalkan kantor.
Satpam atau security juga memiliki sebagian dari kewenangan Polri untuk menjaga keamanan di lingkungan perusahaan.
"Kalau ada pencurian, satpam boleh menangkap dan mengamankan."
"Namun, untuk penegakan hukumnya harus tetap diserahkan kepada Polri."
"Penegakan hukum juga tidak boleh melalui cara-cara yang melanggar hukum," tegas Kapolda.
Menutup arahan nya Kapolda Jateng juga menekankan pentingnya kebersamaan mewujudkan Jateng yang aman.
"Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menciptakan iklim usaha yang inklusif dan berkelanjutan."
"Mari kita bersama sama menjaga Keamanan dan ketertiban untuk mewujudkan Jawa Tengah yang aman dan kondusif," imbuh Kapolda. (*)
Baca juga: Polda Jateng Gelar Ops Patuh Candi 2024, Kapolda: Hindari Arogansi Petugas!
Massa Bakal Tuntut Bupati Pati Dipecat, Polda Jateng Siap 'Cawe-cawe' Amankan Demo Pati 13 Agustus |
![]() |
---|
Eks Marinir Satria Arta Kumbara Ternyata Alumni SMK Dr Tjipto Ambarawa, Kepintarannya Tak Menonjol |
![]() |
---|
Realisasi Pendapatan APBD Jateng Capai Rp11,213 Triliun di Medio 2025 |
![]() |
---|
Ahmad Luthfi Kerahkan 1.910 Mahasiswa KKN untuk Verifikasi Data RTLH |
![]() |
---|
Penyelundupan 300 Butir Pil Yarindo dalam Susu Cair Kotak di Lapas Ambarawa Digagalkan Petugas |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.