Berita Semarang

Poin Piagam Internasional Di-downgrade, Juara Paduan Suara Gagal di PPDB SMPN Kota Semarang

Viral, peserta PPDB SMPN Kota Semarang gagal diterima sekolah setelah poin dari piagam penghargaan internasional yang dimiliki di-downgrade 0,5.

Editor: rika irawati
Tribunbanyumas.com/Eka Yulianti Fajlin
Ilustrasi. Orangtua siswa melihat jadwal PPDB di Dinas Pendidikan Kota Semarang beberapa waktu lalu. Viral, peserta PPDB SMPN Kota Semarang gagal diterima setelah poin dari piagam penghargaan internasional yang dimiliki di-downgrade 0,5. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Piagam juara internasional memicu persoalan dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

Kali ini, terjadi pada Lucky Ananta, peserta PPDB 2024 tingkat SMP.

Lucky gagal masuk SMP negeri lantaran poin dari piagam juara internasional lomba paduan suara yang dimiliki, diturunkan.

Kejadian ini pun viral setelah di unggah ayah Lucky, Dimas Kurniadi, di media sosial Tiktok @Dimas Kurniadi.

Hingga Rabu (10/7/2024) siang, video tersebut sudah disukai 8.644 orang dan 973 komentar.

Gagal di Jalur Zonasi

Dimas mengatakan, awalnya, Lucky mendaftar tiga SMP negeri di Kota Semarang lewat jalur zonasi.

Lucky mendaftar sebagai peserta PPDB di SMPN 16, SMPN 23, dan SMPN 45 Kota Semarang, karena rumahnya berada di Kecamatan Mijen.

Baca juga: Buntut Dugaan Piagam Palsu saat PPDB SMA Negeri, Disdik Kota Semarang Bakal Kumpulkan Kepala Sekolah

Namun, saat mendaftar di tiga sekolah tersebut, peringkat Lucky di jalur zonasi terus tergeser.

Hal itu membuat orangtua Lucky mengambil inisiatif pindah pendaftaran ke jalur prestasi.

Kebetulan, Lucky punya prestasi pernah menjuarai lomba paduan suara di Bali pada 2023 lalu.

"Datanya juga sudah di-upload di website Sang Juara. Lalu, mendaftar PPDB di SMPN 45 Kota Semarang lewat jalur prestasi," jelas Dimas Kurniadi, dikutip dari Kompas.com, Rabu (10/7/2024).

Dimas lega, setelah mendaftar melalui jalur prestasi, nama Lucky masuk sebagai kandidat diterima.

Piagam kejuaraan tersebut memberi tambahan poin tiga.

Namun, dia kaget, di akhir pendaftaran PPDB, poin nilai anaknya turun.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved