Berita Haji
21 Jemaah Haji Embarkasi Solo Masih Tertahan di Makkah, PPIH: Sakit dan Pemulihan dari Armuzna
Tercatat ada 21 jemaah haji dari Embarkasi Solo yang masih tertahan di Makkah karena sakit. Mayoritas mengalami gangguan paru-paru.
TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Sebanyak 21 jemaah haji dari Embarkasi Solo masih tertahan di Makkah lantaran sakit.
Mayoritas dari mereka mengalami gangguan paru-paru dan masa pemulihan seusai menjalani puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Kasubbag Humas Panitia Penyelanggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo Gentur Rachma Indriadi mengatakan, jemaah sakit itu terdiri dari 20 jemaah dari Jawa Tengah (Jateng) dan satu dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
"Rata-rata, (mengalami) gangguan paru-paru dan pemulihan Armuzna. Kecapekan, kelelahan, masih pemulihan."
"Kami berharap, tim kesehatan yang ada di Arab Saudi bisa membantu memulihkan kesehatan para jemaah," kata Gentur di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Rabu (26/6/2024).
Selain jemaah sakit di Makkah, PPIH Embarkasi Solo juga mengungkap adanya jemaah sakit setiba di Tanah Air.
Baca juga: Baru Mendarat, Dua Jemaah Haji Embarkasi Solo Langsung Dirujuk ke Rumah Sakit
Gentur mengatakan, ada tiga jemaah yang sakit begitu tiba di Embarkasi Solo. Mereka langsung dilarikan ke RSUP Solo.
Jemaah sakit ini berasal dari Kabupaten Magelang dan Kebumen.
"Baru saja dari rumah sakit, ada satu jemaah dari Kebumen sudah membaik kondisinya dan boleh kembali (pulang)," kata dia.
Gentur mengatakan, banyaknya jemaah sakit di Tanah Suci dipicu perbedaan iklim.
"Di Indonesia, cuacana sejuk, kadar panasnya berbeda, debunya juga beda, jadi mungkin kebiasaan baru yang dialami para jemaah sehingga berimbas ke kesehatan, khususnya di saluran penapasa dan paru," ungkap Gentur.
Gentur mengungkapkan, jumlah jemaah haji sakit pada musim haji 2024 menurun dibanding tahun 2023.
Menurutnya, hal ini karena efek istithaah.
Baca juga: 83 Persen Jemaah Haji Meninggal di Arab Saudi Berstatus Ilegal, Terbanyak akibat Gelombang Panas
Istithaah adalah kemampuan jemaah haji secara jasmaniah, ruhaniah, pembekalan, dan keamanan untuk menunaikan ibadah haji tanpa menelantarkan kewajiban terhadap keluarga.
"Jadi, ini efek istithaah sebelum pelunasan berdampak sekali bagi kesehatan jemaah, fisik jemaah yang berangkat."
Nekat Haji Ilegal, WNI Tewas Dehidrasi di Gurun Jumum Dekat Mekkah |
![]() |
---|
Penuhi Nazar, Marsahid Calon Jemaah Haji KBIHU Muhammadiyah Jepara Pilih Naik Ojek |
![]() |
---|
Penyelenggaraan Haji 2026 Tak Lagi Ditangani Kemenag, Ini Harapan Menteri Agama Nasaruddin Umar |
![]() |
---|
Cegah Masalah Delay Terulang, Penerbangan Haji 2025 Bakal Dilayani Lion Air selain Garuda Indonesia |
![]() |
---|
Satu Jemaah Haji Asal Demak Masih Tertinggal di Tanah Suci, Belum Layak Terbang karena Stroke |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.