Berita Cilacap
Harga Beras di Majenang Cilacap Turun, Termurah Rp 11.500 Perkilogram
Harga komoditas beras di pasar tradisional Kabupaten Cilacap berangsur mengalami penurunan.
Penulis: Pingky Setiyo Anggraeni | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Harga komoditas beras di pasar tradisional Kabupaten Cilacap berangsur mengalami penurunan.
Seperti di pasar Majenang, Cilacap saat ini harga beras termurah dibanderol harga Rp11.500 perkilogramnya dan untuk beras premium dibanderol Rp14 ribu perkilogram.
Kepala Pasar Majenang Taswa menuturkan, penurunan harga beras di Pasar Majenang terjadi karena musim panen di sejumlah daerah telah tiba.
Hal ini menyebabkan permintaan menurun dan membuat harga beras terus merosot.
Baca juga: Pemuda di Wonosobo Ditangkap Usai Cabuli Anak Bawah Umur, Padahal Baru Kenal
"Beberapa daerah sudah mulai panen, di Cilacap barat hampir 50 persen sudah panen jadi harga beras turun terus," katanya kepada Tribunbanyumas.com
Taswa mengungkapkan, selain mendapat stok beras dari petani lokal di sekitar Cilacap barat, pedagang beras di Pasar Majenang biasanya juga mendapat stok dari wilayah Sampang, Jatilawang hingga wilayah Kedu dan Demak.
Salah satu pedagang beras di Pasar Majenang Warkum menyebut, saat ini dirinya menjual beras premium dengan harga Rp14 ribu perkilogram dan beras medium Rp13 ribu perkilogram.
Warkum membenarkan bahwa harga beras memang terus mengalami penurunan sejak lebaran kemarin.
Baca juga: Eks Karyawan BUMN di Kebumen Produksi Uang Palsu Sendiri, Ketahuan Saat Dipakai Beli Sate
Dikatakan Warkum bahwa usai lebaran, harga beras terus merosot biasanya tiap minggu turun hingga Rp200-500 perkilogramnya.
"Turunnya sudah hampir Rp3000an perkilogram, kemarin kan harga beras sempat Rp17 ribu perkilogram sekarang Rp14 ribu," ungkapnya.
Warkum pun memastikan bahwa stok ketersediaan beras di kiosnya sampai saat ini masih aman. (pnk)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.